Niclas Fullkrug kemudian melepaskan bola di bawah Courtois dan membentur tiang gawang, namun gol pemain internasional Jerman itu dianulir karena offside.
Sebaliknya, Madrid gagal mencetak tembakan tepat sasaran di babak pertama yang tampak mengecewakan dari spesialis final Eropa.
Namun, mereka tampil lebih kuat di babak kedua, dengan sundulan Carvajal ke pojok atas gawang memanfaatkan sepak pojok Toni Kroos.
Dan, Vinicius membuat skor menjadi 2-0 di akhir pertandingan setelah memasukkan bola melewati kiper Dortmund Gregor Kobel.
Dengan melakukan hal itu, pemain Brasil itu menyamai rekor yang dibuat oleh Lionel Messi. Penantang Ballon d'Or itu telah terlibat langsung dalam 22 gol di babak sistem gugur Liga Champions sebelum berusia 24 tahun - dengan 11 gol dan 11 assist.
Satu-satunya pemain lain dalam sejarah sepak bola yang mencapai prestasi yang sama di Liga Champions adalah Messi - artinya dia bergabung dengan sang legenda.
Madrid juga membuat sejarah mereka sendiri, yakni tidak terkalahkan sepanjang kampanye Liga Champions untuk pertama kalinya.
Ini merupakan malam luar biasa lainnya bagi tim asuhan Carlo Ancelotti, yang kembali meraih gelar juara Eropa dengan penampilan klinis di babak kedua. (*)