Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Era John Herdman Dimulai: Andalkan Kevin Diks dan Eliano, Begini Bocoran Taktik Garuda Hadapi Saint Kitts and Nevis

Redaksi Prokal • 2026-03-26 13:10:00

Eliano R
Eliano R

 

JAKARTA – Antisipasi tinggi menyelimuti pencinta sepak bola tanah air menjelang debut pelatih asal Kanada, John Herdman, bersama Timnas Indonesia. Laga perdana dalam ajang FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) besok, diprediksi akan menjadi panggung pembuktian bagi skema pragmatis yang diusung sang pelatih. Meski mewarisi fondasi kuat dari era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Herdman tampaknya telah menyiapkan sentuhan khusus untuk membongkar pertahanan lawan.

Dalam sesi latihan terbuka di Stadion Madya, Jakarta, terdapat indikasi kuat bahwa Herdman tidak akan merombak identitas tim secara ekstrem. Skema tiga bek dengan formasi dasar 3-4-2-1 diperkirakan tetap menjadi pilihan utama. Di sektor pertahanan, trio Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner diproyeksikan menjadi benteng kokoh di depan gawang yang kemungkinan besar akan dikawal oleh kiper berpengalaman level Eropa, Emil Audero. Kombinasi ini diharapkan memberikan ketenangan dalam distribusi bola sejak dari lini belakang.

Kunci permainan dinamis Herdman terletak pada sektor wing-back. Nama Kevin Diks dan Eliano Reijnders mencuat sebagai kandidat utama untuk mengisi sisi sayap. Keduanya memiliki keunggulan dalam mobilitas tinggi dan kemampuan peran ganda—mampu turun membantu pertahanan dengan cepat, sekaligus menjadi motor serangan untuk menjaga lebar lapangan. Peran mereka akan sangat krusial dalam menciptakan celah bagi lini serang yang diprediksi akan dihuni oleh Ole Romeny sebagai ujung tombak, didampingi kecepatan Ragnar Oratmangoen dan Yakob Sayuri.

Untuk menjaga keseimbangan di lini tengah, Herdman tampaknya lebih memilih tipe pemain "petarung" dibandingkan gelandang kreatif murni. Poros permainan kemungkinan besar akan dipercayakan kepada Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk untuk mengatur tempo dan memutus aliran serangan lawan. Pendekatan pragmatis ini menunjukkan bahwa Herdman ingin memperkuat struktur organisasi tim sebelum melakukan eksperimen taktis yang lebih luas. Laga besok malam akan menjadi tolok ukur awal, sejauh mana transisi kepemimpinan ini mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi di kancah internasional.(*)

Editor : Indra Zakaria