Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Latihan Fisik, Izin ke Suami buat Ciuman

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯

Laura Basuki berkesempatan menjadi bagian dalam penggarapan film biopik berjudul Susi Susanti Love All. Memerankan sosok legenda hidup bulu tangkis Tanah Air, dia tampil all-out.


Advertisement

 

TOTALITAS aktris cantik Laura Basuki untuk berperan sebagai Susi Susanti begitu tinggi. Laura sampai harus mengikuti serangkaian latihan fisik dan badminton demi menjalankan setiap adegan di dalam film tersebut.

Dia akan beradu akting dengan aktor Dion Wiyoko yang menjadi Alan Budikusuma. Kebetulan, Laura Basuki juga dilatih oleh pelatih yang melatih Susi Susanti dulu, Liu Chiu Sia. Sehingga Laura Basuki mengerti teknik permainan bulu tangkis untuk bisa menjiwai perannya sebagai Susi Susanti.

Advertisement

“Saya punya waktu lima bulan untuk persiapan. Latihan badminton dan latihan fisik. Saya belajar 5 bulan, sehari saya latihan 6 jam,” kata Laura Basuki seusai konferensi pers peluncuran poster Susi Susanti Love All, di Jakarta, Selasa (20/8).

Latihan dilakukannya setiap Senin–Jumat secara konsisten. Ada tambahan juga pada Sabtu jika dirinya masih sanggup. Selama latihan, pemeran film Love and Faith itu tidak pernah mengalami cedera. “Enggak pernah cedera kok. Karena ada fisioterapis yang jaga juga. Dan ada pelatih fisik yang tahu kondisi saya,” jelasnya.

Istri dari Leo Sandjaja itu menjelaskan latihan fisik yang dijalaninya juga berupa lari dan angkat beban. Hal itu demi membentuk ototnya menjadi lebih baik. “Latihan fisik lari, latihan kaki supaya lebih berotot. Lalu latihan untuk menjaga stamina juga,” jelasnya.

Advertisement

Apapun itu dilakukannya demi menjiwai peran dan sosok Susi Susanti yang memiliki jiwa nasionalisme. Menurut Laura, Susi Susanti adalah sosok atlet legendaris yang tidak tergantikan. Indonesia bangga memilikinya.

“Legend yang tak tergantikan, di Indonesia dan di luar negeri. Kebetulan legend itu ada di Indonesia,” katanya.

Salah satu hal unik yang dia dapati ketika menjalani penggarapan film tersebut adalah ketika harus beradegan mesra. Pada salah satu adegan, dia berciuman dengan Dion Wiyoko yang berperan sebagai Alan Budikusuma.

Ketika ditanya hal itu, Laura Basuki tersenyum. Untuk adegan mesra tersebut, dia harus sampai izin kepada suaminya. Begitu juga Dion Wiyoko yang meminta izin kepada istrinya. Adegan itu, kata Laura, untuk memberi rasa manis pada jalan cerita film tersebut.

“Tiap kali ambil film pun saya pasti cerita ke suami. Ada adegan fisiknya saya pasti minta izin. Kasih tahu juga,” kata Laura. Meski begitu dia juga sering kali berkomunikasi dengan sutradara jika adegan ciuman atau adegan fisik masih memungkinkan tidak dilakukan. Selama tak berlebihan atau hanya untuk pemanis, Laura Basuki mengaku tidak masalah.

“Dibutuhkan di film. Tapi saya sering tanya, ini benar-benar dibutuhin enggak (adegan fisik). Kalau bisa disiasati saya enggak akan lakukan. Tapi kalau memang harus, ya selama enggak berlebihan saya bilang suami,” jelasnya.

Meski harus beradegan mesra, film kali ini bukan kali pertama saat Laura Basuki harus beradu akting dengan Dion Wiyoko. Sebelumnya ada dua film yang membuatnya beradegan satu layar dengan Dion Wiyoko yaitu Haji Backpacker dan Terbang: Menembus Langit. Sehingga, jalinan chemistry dengan Dion Wiyoko yang sudah sempat terbangun membuat Laura Basuki bisa lebih luwes. Dia pun tidak menemui kesulitan untuk memerankan setiap adegan.

“Sama Dion sudah kenal lama. Main bareng juga beberapa kali. Satu kampus bareng juga kan. Wah gampang banget chemistry-nya, enak diobrolin,” tuturnya.

Produser Susi Susanti Love All Daniel Mananta mengungkapkan, pemilihan Laura Basuki untuk memerankan sosok Susi Susanti. Menurut dia, Laura Basuki mampu memberikan ruh atau nyawa dalam film itu. Hal itu dirasakannya ketika Laura Basuki melewati proses casting.

“Pas lagi casting, ada adegan Laura Basuki hanya diam saja mendengar lagu Indonesia Raya sambil memandang bendera Merah-Putih seperti saat kemenangan Susi Susanti di Barcelona. Padahal, cuma diam saja, tetapi Laura Basuki sudah bikin saya merinding. Dan momen itulah kami menemukan Susi Susanti,” tegas Daniel.

Susi Susanti Love All akan tayang pada 24 Oktober 2019. Selain Laura Basuki, akan ada Dion Wiyoko, Lukman Sardi, Farhan, Chew Kin Wah, dan Kelly Tandiono. Selain itu, ada pendatang baru, Moira Tabina Zayn, yang akan memerankan Susi Susanti pada masa kecil. (jpc/ndy/k8)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer