Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Spider-Man Pisah karena Friksi Bisnis

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯

Kisah Spider-Man bersama Marvel Cinematic Universe (MCU) berjalan singkat. Bergabung pada 2016, Spidey harus kembali ke karier “solo”-nya mulai kini.


Advertisement

 

PERPISAHAN itu adalah akibat dari konflik antara Sony dan Disney. Untuk diketahui, franchise film Spider-Man saat ini dimiliki oleh dua perusahaan raksasa, Sony dan Disney. Mereka adalah induk Marvel Studios.

Singkat cerita, Sony yang merupakan pemilik asli franchise Spider-Man, beberapa tahun lalu, bersedia meminjamkan alter ego Peter Parker tersebut kepada Disney untuk bergabung ke MCU. Hal itu pun jelas membuat para pencinta film Marvel girang.

Advertisement

Namun, peminjaman tersebut juga diikat perjanjian lain. Sony ingin tetap memegang kendali atas Spider-Man dalam film solo yang dirilis. Sementara itu, Disney baru boleh campur tangan ketika Spider-Man bermain di film superhero garapan Marvel Studios.

Dari persetujuan ini jugalah akhirnya lahir dua film anyar Spider-Man: Homecoming dan Spider-Man: Far From Home. Dibintangi Tom Holland, Spider-Man juga muncul di tiga film lain, yakni Captain America: Civil War, Avengers: Infinity War, dan Avengers: Endgame.

Polemik mulai muncul saat Spider-Man: Far From Home meraih kesuksesan luar biasa di pasaran. Menyentuh pendapatan USD 1,1 miliar, film ini menjadi film terlaris yang dikeluarkan Sony sepanjang masa.

Advertisement

Dilansir dari Screen Rant, Sony dan Disney mulai bersitegang ketika Sony menolak tawaran bagi hasil 50-50 dari Disney. Alasannya memang cukup kuat karena berdasarkan perjanjian yang sudah disebutkan di atas, Sony punya hak penuh atas setiap film solo Spider-Man.

Sementara itu, Disney punya posisi tawar yang sangat kuat untuk mengajukan bagi hasil 50-50. Pasalnya, Disney adalah perusahaan yang “menyelamatkan” Spider-Man setelah dua saga pendahulunya, yakni tiga seri Spider-Man (dibintangi Tobey Maguire) dan dua seri reboot The Amazing Spider-Man (dibintangi Andrew Garfield) tidak berlanjut.

Spider-Man yang ada sekarang boleh dibilang merupakan hasil dari buah pemikiran kreatif Disney hingga dia bisa bergabung di MCU tanpa plot yang terkesan maksa. Melihat jasa tersebut, Disney sebetulnya pantas mendapatkan bagian yang sama besar.

Sayang, kedua pihak tidak menemukan jalan tengah. Sony bersikeras menolak tawaran Disney dengan asas perjanjian, sementara Disney sudah tidak mau mengikutinya. Kedua label itu pun berpisah. Artinya, Spider-Man akan kembali bertualang sendiri di film-film selanjutnya. Dia tidak akan terafiliasi lagi dengan semua tokoh Avengers.

Kabar itu pun jelas membuat para penggemar kecewa. Di dunia maya, tagar #BoycottSony dan #SaveSpiderMan pun langsung ramai. Sony kena hujat habis-habisan dari penggemar yang tidak rela Spidey kembali terasingkan dari MCU seperti dua saga sebelumnya. Deretan tweet serta meme lucu hingga ofensif pun menghiasi lini masa Twitter dan Instagram.

Aktor Jeremy Renner yang memerankan Hawkeye dalam Avengers pun ikut gerah. Lewat unggahannya di Instagram, dia meminta Sony segera mengembalikan Spider-Man ke MCU. “Hey, Sony. Kami mau Spider-Man kembali. Terima kasih,” ujar Renner singkat. Unggahan itu mendapatkan lebih 500 ribu like dan lebih 11 ribu komentar.

Meski sudah dicecar demikian oleh para penggemar, Sony memutuskan bergeming. Bahkan, mereka telah mengumumkan franchise film Spider-Man sudah lepas dari MCU.

Keputusan itu diberikan Sony melalui akun Twitter resmi mereka, @SonyPictures. Mereka memberikan jawaban yang gamblang lewat tiga tweet ihwal nasib Spider-Man pada masa depan.

Sony menulis, perpisahan ini sebetulnya tidak mereka inginkan. Bagaimanapun, mereka tetap menganggap bos Marvel Studios Kevin Feige betul-betul punya tangan dingin dalam menggarap film superhero yang tergabung di dalam MCU, termasuk Spider-Man.

“Kami tentu sangat kecewa (berpisah dengan Disney), tapi kami juga harus menghargai keputusan Disney untuk tidak lagi mengikutsertakan Feige dalam menangani Spider-Man di film-film berikutnya,” tulis admin akun @SonyPictures.

Meski masih berharap Feige bisa ikut bekerja sama, Sony merasa bahwa dengan jadwal padat yang sudah disusun sedemikian rupa, Feige tentunya juga akan menemukan kesulitan jika harus memegang film terbaru Spider-Man pada masa mendatang. “Apalagi, (status Spider-Man) saat ini sudah bukan milik mereka lagi,” katanya.

Di akhir tweet, Sony mengatakan bahwa mereka akan meneruskan kisah Spider-Man sebagaimana yang sudah direncanakan bersama dengan Feige. “Kami menghargai bantuannya selama ini. Dia orang yang hebat. Kami sangat senang dia bisa membantu kami menemukan jalan yang akan kami teruskan sendiri mulai sekarang,” tutupnya.

Bisa ditebak, rangkaian tweet tersebut langsung diserbu oleh para netizen dari berbagai penjuru dunia. Mereka tetap merasa tidak seharusnya Spider-Man berpisah dari para superhero Avengers. Beberapa dari mereka bahkan memprediksi film-film Spider-Man yang berikutnya akan kehilangan sentuhan magis Feige dan bakal gagal di pasaran. (jpc/ndy/k8)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer