Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manjakan Lidah dengan Jajanan saat Weekend

a

MENJELANG weekend pastinya sebagian orang sudah memiliki planning atau rencana. Entah itu liburan bersama teman, hangoutbareng, memancing, camping hingga hanya berdiam diri di rumah.


Advertisement

Tapi apapun kegiatannya saat weekend selalu saja doyan makan. Apalagi saat petualangan di alam terbuka. Pastinya mengundang keseruan tersendiri.

Nah, weekend ini biasanya dimanfaatkan sebagian orang untuk memanjakan lidah. Apalagi kalau bukan kulineran. Kulineran tidak selamanya dengan menikmati makanan di kafe, restoran, kaki lima dan warung makan.

Berdiam di rumah pun biasanya mengundang keinginan untuk terus mengunyah. Di samping menghemat, bereksperimen di dapur pun tidak ada salahnya kan? Nah, saat santai inilah waktu luang untuk membuat jajanan-jajanan sehat, ala rumahan.

Advertisement

Meski jajanan, tapi siapa bilang pengolahannya tidak perlu diperhatikan? Dikatakan Monica (33), hal yang terpenting dalam goreng menggoreng adalah memperhatikan minyaknya.

Kebanyakan orang masih menganggap enteng tentang penggunaan minyak goreng ini. Pemakaian maksimal minyak goreng ini maksimal dua kali penggorengan.

“Biasanya kan ada yang sampai warna hitam minyaknya, itu sangat berbahaya untuk kesehatan. Jadi tidak boleh sampai tiga kali pemakaian, harus langsung dibuang,” terang wanita yang akrab disapa Ce Moni.

Advertisement

Selain penggunaan minyak goreng, komposisinya pun harus diperhatikan. Misalnya menghindari penggunaan penyedap rasa atau vetsin yang berlebihan.

“Itu kan hanya penambah rasa saja. Jadi penyedap rasa itu enggak perlu dimasukkan banyak. Enggak pakai juga tidak apa-apa, karena rasanya itu dari garam dan saus atau sambal cocolannya,” tutup ibu dari dua anak ini. (*/one/zia)

Advertisement
Editor : anggri-Radar Tarakan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jaga Warisan Budaya, Baturunan Perau Kembali Digelar

Jaga Warisan Budaya, Baturunan Perau Kembali Digelar

Tradisi Baturunan Perau kembali digelar di halaman Museum Batiwakkal, Kabupaten Berau.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer