Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yoona dan Asmara Abigail Bintang Asia

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯

MAKAU– Rangkaian 4th International Film Festival & Awards Macao (IFFAM) 2019 ditutup tadi malam (10/12). Film i'm livin' it dari Hongkong menjadi film terakhir yang diputar di Macao Cultural Centre. Selain itu, ada penyerahan penghargaan bagi insan perfilman. (*/c5/nda)


Advertisement

 

Mimpi Main Film Italia

Aktris Indonesia Asmara Abigail mendapat penghargaan The Asian Stars: Up Next Awards. ’’Tentu senang banget. Sekarang sudah saatnya bekerja lebih dan bekerja sama dengan negara lain,’’ tegasnya.

Advertisement

Asmara mengaku, dirinya terpilih sebagai bintang Asia lantaran sering membintangi film yang ikut festival. Misalnya, Setan Jawa. Dan, tahun ini dia juga mendapat kesempatan bermain film yang disutradarai Adriyanto Dewo. ’’Kebetulan, Mudik juga ikut festival,’’ ucap perempuan 27 tahun itu.

Dia punya mimpi besar berakting pada peran yang berhubungan dengan tari tango dan flamenco. ’’Senang sama sinema Italia juga. Kalau ada kesempatan, saya mau bermain film sama sutradara Italia,’’ tuturnya.

 

Advertisement

Tahun Lalu Ambassador, Tahun Ini Raih Award

Total selebriti delapan negara mendapat penghargaan The Asian Stars: Up Next Awards. Salah satunya adalah Im Yoon-ah dari Korea Selatan. Personel SNSD yang dikenal dengan panggilan Yoona itu diapresiasi berkat film yang dia perankan, EXIT. ’’Sebagai female actress, saya membawakan banyak film dan drama,’’ ungkap aktris yang tahun lalu menjadi talent ambassador IFFAM itu.

Semula, kata Yoona, dirinya memang mengawali karir dengan bernyanyi. Setelah itu, dia mendalami seni peran. Apakah ini semacam transisi? Dia menjawab tidak. Sebaliknya, Yoona menjalani keduanya. Sebab, dia mendapat dua ilmu itu semasa training. ’’Tak ada batasan peran yang mau saya ambil. Bahkan dengan siapa pun itu sutradaranya,’’ ujarnya.

 

Festival Internasional Pertama Film Mudik

Film Mudik karya Adriyanto Dewo belum berhasil meraih satu pun penghargaan kali ini. Meski begitu, Adriyanto tetap senang. Bagi dia, bisa lolos mengikuti IFFAM merupakan sebuah prestasi. ’’Memang rencana untuk partisipasi festival film. Selama Mudik belum rilis dan ada kesempatan, pasti ikut,’’ ungkapnya.

Pemeran utama pria, Ibnu Jamil, juga baru kali ini mengikuti festival internasional. Sedangkan Putri Ayudya memerankan Aida. ’’Peran ini paling pusing. Tapi, saya tertarik dengan Aida,’’ ucap Putri saat diwawancarai Jawa Pos kemarin (10/12).

Keduanya harus berkondisi marah, frustrasi, dan sedih dalam setiap adegan. ’’Ini tidak mudah,’’ kata Putri. Lain halnya dengan Ibnu. ’’Dibutuhkan ketenangan dan jangan panik,’’ jelas pria 37 tahun itu tentang perannya kali ini. (**)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer