Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tantangan Dapat Karakter Menyebalkan

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Josh Gad
Josh Gad

Josh Gad kian dikenal sejak terlibat sebagai pengisi suara Olaf, manusia salju dalam animasi Frozen (2013). Tahun ini, wajah pria 39 tahun itu muncul dalam serial scifi Avenue 5 di kanal HBO. Rencananya, HBO melanjutkan musim kedua setelah musim pertama berakhir Minggu lalu (22/3).


Advertisement

Avenue 5 mengisahkan pesawat pesiar luar angkasa yang bernama sama. Suatu ketika, insiden terjadi. Pesawat yang berisi ratusan penumpang terancam tak bisa kembali ke bumi. Gad berperan sebagai Herman Judd, miliuner pemilik pesawat Avenue 5 yang arogan namun ceroboh. Jawa Pos mewawancarainya via telekonferensi beberapa waktu lalu.

 

Untuk memerankan Gad, apakah ada persiapan dan penyesuaian khusus?

Advertisement

Setiap kali memerankan karakter, saya punya kebiasaan mengobservasi orang-orang di dunia nyata. Nah, somehow, karakter Judd mirip dengan sebagian besar orang yang pernah saya temui. Mereka adalah referensi akting saya sebagai Judd yang menyebalkan.

 

Bagaimana Anda memandang Judd?

Advertisement

Well, Judd adalah cerminan mayoritas miliuner, pengusaha, atau orang-orang yang diberi wewenang besar dalam sebuah proyek. Mereka hanya mengandalkan kekuasaan, tapi tak punya keahlian kepemimpinan. Nggak bisa apa-apa selain main perintah. Hahaha...

 

Ada kesulitan saat memerankan Judd yang arogan?

Segala sesuatu membutuhkan keseimbangan, termasuk akting. Saya ingin sifat arogan saya tak terkesan dibuat-buat. Jadi, tantangan saya ialah terlihat overkonfiden dan bossy, tapi tetap dalam kadar yang wajar.

 

Meskipun sulit, tentu ada sedikit kemiripan Anda dengan Judd. Apakah itu?

Well, pertama. Ada momen ketika saya merasa yakin bisa melakukan sesuatu dengan baik, tapi akhirnya tidak bisa. Kedua, saya ini sebenarnya sering bergantung pada orang lain. Mirip seperti Judd yang harus dibantu rekan-rekannya di Avenue 5.

 

Anda senang dengan genre scifi yang diusung serial ini?

Saya suka film-film seperti Star Wars dan Star Trek yang juga berlatar ruang angkasa. Sangat menyenangkan bisa terlibat dalam serial tentang hal-hal futuristis. Imajinasi kita diajak bertualang ke berbagai kemungkinan sehingga membuat pikiran lebih terbuka.

 

Selain fiksi ilmiah, Avenue 5 memasukkan unsur komedi. Apa yang membedakan komedi di Avenue 5 dengan komedi di serial lain?

Hmmm... Mungkin pada bagaimana komedi atau kelucuan terbentuk dari sebuah insiden atau kesalahan. Avenue 5 menyoroti cara orang-orang merespons kecelakaan dengan sikap berbeda. Kadang respons mereka bikin orang lain tertawa saking absurdnya. (len/c18/nda)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer