Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serigala Terakhir Kembali, Transformasi Jadi Serial Enam Episode

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Photo
Photo

Sebelas tahun setelah rilis, Serigala Terakhir kini kembali dalam bentuk serial. Ceritanya merupakan kelanjutan dari versi film. Penebusan dosa, balas dendam, dan pertarungan antara kelompok mafia Kapak Merah dan Naga Hitam tetap menjadi fokus. Sekuel itu juga masih dinaungi rumah produksi yang sama dengan filmnya, yaitu Screenplay Films.


Advertisement

Serigala Terakhir versi serial terdiri atas enam episode yang tayang setiap Jumat mulai 25 September mendatang di Vidio. Yang membedakan dengan film terdahulunya, perjalanan hidup Alex yang diperankan kembali oleh Abimana Aryasatya menjadi cerita utamanya.

Aktor kelahiran Jakarta, 37 tahun silam, itu menyadari bahwa menjiwai tokoh yang diperankannya tidaklah mudah. ’’Sebuah tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menyampaikan biar nggak mengecewakan senior pendahulunya,’’ kata Abimana saat konferensi pers virtual Senin (21/9).

Dalam lanjutannya, Alex yang merupakan anggota mafia Naga Hitam berniat memperbaiki hidupnya setelah 10 tahun mendekam di penjara. Perubahan itu dia lakukan demi menebus segala dosa yang pernah dibuatnya.

Advertisement

Namun, niat baik dan usahanya tak selalu berjalan mulus. Pasalnya, kelompok Naga Hitam ingin Alex kembali menjadi anggota. ’’Sekarang visi hidup Alex berubah. Tidak lagi mengambil, tapi memberi. Ya, karena dia juga merasa menanggung dosa kawan-kawannya dan ingin menebus itu semua,’’ tutur Abimana.

Selain itu, Alex menyadari bahwa hidupnya terbuang sia-sia di dunia kriminal. Untuk diketahui, Alex memang pribadi yang rela berkorban untuk sesuatu yang dianggapnya keluarga. ’’Karena dia nyangka teman-teman kriminalnya itu keluarga dia. Ternyata nggak. Teman kayak gitu cuma nyita waktu,’’ jelasnya.

Selain Abimana, serial tersebut juga menghadirkan tokoh Fathir yang masih diperankan Reza Pahlevi. Ada pula sederet karakter baru yang bakal melengkapi keseruan dan ketegangan series itu. Yakni, Hannah Al Rashid, Rizky Nazar, Revaldo, Bizael Tanasale, Agra Piliang, dan Kamal Hafid.

Advertisement

Sebagai pemain baru, Rizky bertugas memerankan Ariel. Yakni, sosok anak muda pendiam yang dibesarkan dalam lingkungan yang kurang baik. Sedikit berbanding terbalik dengan peran-peran yang biasa dimainkannya. Biasanya, kekasih Syifa Hadju itu lekat memerankan cowok imut.

Menurut Rizky, itu adalah kesempatan yang sayang jika dilewatkan. Karena itu, dia begitu excited. Bahkan, untuk mendalami peran, dia mencari referensi dengan menonton banyak film tentang kehidupan gangster maupun mafia. ’’Intinya, saya adalah bagian dari Serigala Terakhir. Ini hasrat terpendam dari dulu. Jadi, di sini sisi brutal saya akan keluar,’’ paparnya.

Dalam versi film, Serigala Terakhir disutradarai Tommy Dewo. Dia sempat ragu saat ditawari menggarapnya sebagai serial. Namun, dia akhirnya menerima setelah mendapat dukungan dari seluruh pihak yang terlibat maupun tidak. ’’Pas ditawarin tuh kayak aduh bisa nggak, ya? Karena masih bisa merasakan filmnya sampai saat ini, makanya saya ngerasa lumayan berat,’’ jelas Tommy. (shf/c18/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer