Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratu Ilmu Hitam Menang di Sitges

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
RAPI FILMS
RAPI FILMS

Menjelang setahun perilisan Ratu Ilmu Hitam (The Queen of Black Magic), film horor karya Kimo Stamboel itu kembali menuai respons positif. Reboot film horor berjudul sama yang tayang pada 1981 tersebut diumumkan sebagai pemenang Audience Award for Best Motion Picture di pergelaran Sitges Film Festival 2020 pada Minggu (18/10).


Advertisement

Sitges Film Festival merupakan festival khusus film bergenre spesifik. Misalnya, horor, fantasi, thriller, dan action. Festival yang berlangsung di Sitges, Catalunya, Spanyol, termasuk yang paling bergengsi di Eropa.

Bulan lalu, Ratu Ilmu Hitam sukses masuk jajaran festival yang berlangsung pada 8 hingga 18 Oktober itu dan diputar di sesi Midnight X-treme. Bukan cuma Ratu Ilmu Hitam, dua film Indonesia lainnya juga lolos. Yakni, Perempuan Tanah Jahanam dan Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 yang diputar di sesi Panorama Fantastic.

Rupanya, pemutaran Ratu Ilmu Hitam disambut meriah oleh audiens. Mereka dibuat merinding dan penasaran dengan cerita horor Ratu Ilmu Hitam. Pertumpahan darah, adanya hewan mengerikan, dan teror ilmu hitam dinilai menjadi daya tarik film yang naskahnya ditulis Joko Anwar tersebut. Karena itu, mayoritas pengunjung yang datang memilih Ratu Ilmu Hitam sebagai film favorit mereka di sesi Midnight X-Treme.

Advertisement

Produser Ratu Ilmu Hitam Sunil Samtani dari Rapi Films menyambut baik kemenangan internasional pertama Ratu Ilmu Hitam. Sunil menilai bahwa salah satu faktor yang membuat Ratu Ilmu Hitam menarik perhatian audiens internasional adalah ciri khas horor Indonesia. ”Di situ kelihatan banget unsur lokalnya, terus dicampur sama adegan ekstrem yang menurut mereka bagus,” ujar Sunil.

Putri Ayudya, pemeran Murni, juga turut senang. Film yang menampilkannya sebagai sosok antagonis bisa diapresiasi sampai ke luar negeri dan diapresiasi penonton. ”Kalau menurut saya, selain faktor gore-nya, Ratu Ilmu Hitam punya cerita tentang keluarga yang bisa diterima secara universal,” ujar Putri saat dihubungi.

Sebelumnya, pada Juli lalu, Ratu Ilmu Hitam juga tayang perdana di luar negeri dalam pergelaran Bucheon International Fantastic Film Festival 2020. Lantas, pada pertengahan September lalu, film dengan judul internasional The Queen of Black Magic itu juga lolos seleksi festival film Austin Fantastic Fest 2020.

Advertisement

Kesuksesan internasional Ratu Ilmu Hitam membuat Sunil sebagai produser merencanakan adanya sekuel. ”Apalagi kan ending-nya Ratu Ilmu Hitam terbuka. Jadi memang ada sekuelnya,” kata Sunil. Kimo tetap digandeng sebagai sutradara dan Joko kembali menjadi penulis naskah.

Namun, hingga kini, belum ada kejelasan terkait sekuel Ratu Ilmu Hitam. Termasuk, apakah sekuelnya berkonsep direct atau indirect. ”Saya belum tahu Joko bakal bawa ke mana. Sinopsisnya masih mau dibikin,” kata Sunil. (len/c13/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer