Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Story of Kale Bagi Kisah Toxic Relationship

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Photo
Photo

Film Story of Kale: When Someone’s in Love dirilis di platform Bioskop Online besok (23/10). Lewat film karya Angga Dwimas Sasongko tersebut, kita akan melihat masa lalu Kale (Ardhito Pramono) sehingga menjadi sosok yang takut terikat dalam hubungan di film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (NKCTHI).


Advertisement

Secara garis besar, Story of Kale mengangkat toxic relationship pasangan kekasih yang belum stabil secara emosi. Dhito beradu peran dengan Aurelie Moeremans yang berperan sebagai Dinda, cinta pertama Kale sebelum bertemu dengan Awan (Rachel Amanda) di NKCTHI.

Dhito menjelaskan, bukannya dingin dan kaku seperti di NKCTHI, karakter Kale justru lebih emosional. Kali pertama mendapat peran utama, pelantun Bitterlove itu harus mengeksplorasi kemampuan aktingnya. ”Range emosinya lebar, dari yang bahagia banget, marah, sampai sedih banget,” ujar Dhito.

Dhito bekerja keras. Perannya bukan sekadar supporting, tetapi juga penggerak dan fokus cerita. Dia pun curhat ke penulis naskah Irfan Ramli untuk bisa mendalami isi kepala tokoh Kale.

Advertisement

Namun, ada satu hal yang membantu Dhito lebih bisa memahami Kale. Menurut dia, sifat emosional Kale yang meledak-ledak dan rapuh adalah cerminan dirinya beberapa tahun lalu. Tepatnya saat dia tidak stabil secara emosi. ”Pas adegan emosional, gue bener-bener bisa merasa sedih karena ada sifat Kale yang mirip sama gue,” kata Dhito.

Hal serupa dialami Aurelie. Saat kali pertama membaca naskah, dia sadar bahwa karakter Dinda sangat mirip dengannya terkait pengalaman menjalani hubungan toxic. ”Aku tuh sampai ngomong ke Mas Angga soal pengalamanku yang itu (toxic relationship). Mas Angga sampai make sure aku udah nggak kenapa-kenapa,” ungkap Aurelie.

Dalam cerita, Dinda memang sering mengalami kekerasan saat berpacaran. Hal yang disebut Aurelie sedikit banyak mirip pengalaman pribadinya. ”Rasanya kayak deja vu gitu. Bahkan, ada beberapa yang aku nangis beneran,” jelas aktris yang berduet dengan Dhito membawakan OST Story of Kale tersebut.

Advertisement

Berperan dalam cerita tentang toxic relationship awalnya membuat Aurel sedikit sedih karena harus mengingat luka lama. ”Kalau kalian merasa ada di hubungan yang nggak sehat, segera akhiri,” tegasnya.

Lalu, bagaimana dengan Dhito? ”Gue memandang konsep toxic atau racun dalam sebuah hubungan itu udah biasa. Udah nggak jadi racun, tapi air yang netral buat gue. Hahaha,” ucapnya. (len/c14/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer