Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rilis The Godfather: Part III dengan Editan Baru

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Photo
Photo

Paramount Pictures punya cara spesial untuk merayakan tiga dekade The Godfather: Part III. Mereka mengunggah trailer versi re-edit film tersebut kemarin (18/11). Film penutup trilogi itu akan dirilis dengan judul Mario Puzo’s The Godfather, Coda: The Death of Michael Corleone. Proyek itu tetap dimotori sutradara sekaligus penulis naskah Francis Ford Coppola.


Advertisement

The Godfather: Part III akan menampilkan visi dan cerita epik tersebut secara utuh. Tanpa editing berlebihan. Coppola menceritakan, Coda adalah judul yang dipilihnya bersama penulis novel The Godfather Mario Puzo. ’’Dalam istilah musik, coda adalah semacam epilog. Berisi sebuah ringkasan. Itulah yang ingin kami sampaikan di film ini,’’ terang sutradara pemenang Oscars itu.

Coppola menjanjikan bagian pembuka dan penutup yang berbeda di film penutup trilogi The Godfather itu. Plus, banyak footage baru. Penempatan sebagian adegan akan dibolak-balik. ’’Kami berikan hidup baru pada film ini,’’ kata pria 81 tahun tersebut.

Mario Puzo’s The Godfather, Coda: The Death of Michael Corleone akan ditayangkan pada 4 Desember mendatang. Versi Blu-ray dan DVD dirilis menyusul pada 8 Desember.

Advertisement

Restorasi film itu dikerjakan lebih dari enam bulan. American Zoetrope, rumah produksi Coppola, secara manual melakukan scanning 4K pada negatif film The Godfather: Part III. ’’Coppola mengawasi seluruh aspek restorasi sembari mengerjakan editing. Jadi, visual dan audio film memenuhi standar personal dan visi penyutradaraannya,’’ papar Andrea Kalas, senior vice president Paramount Archives.

Mario Puzo’s The Godfather, Coda: The Death of Michael Corleone, tampaknya, diplot untuk ’’menebus’’ kegagalan The Godfather: Part III. Saat dirilis pada 1990, film yang dibintangi Al Pacino dan Diane Keaton itu menuai kritik. The Godfather: Part III dinilai tak sepadan dengan dua film terdahulu. Padahal, saat itu, film tersebut sukses masuk di tujuh nominasi Oscars. (fam/c18/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer