Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Si Juki Dibuat Versi Serial

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Photo
Photo

Lebih dari 10 tahun lalu, Faza Ibnu Ubaidillah alias Faza Meonk membuat sebuah komik online empat panel. Pria yang dulunya mahasiswa DKV Universitas Bina Nusantara itu lantas mengunggahnya ke media sosial. Tak disangka, komik dengan tokoh utama pria kocak bernama Juki itu viral. Selain di media sosial, Juki juga muncul di Webtoon, buku cetak, hingga difilmkan pada 2017.


Advertisement

Kini, Juki siap kembali mengocok perut dengan kecuekan dan keusilannya. Rabu petang (27/1), Faza mengumumkan bahwa Si Juki akan hadir dalam serial animasi di Disney+ Hotstar mulai hari ini (29/1). Sebanyak 13 episode langsung dirilis bersamaan. Judulnya Si Juki Anak Kosan.

Dalam animasi besutan sutradara Daryl Wilson itu, Juki diceritakan sebagai mahasiswa tingkat III kampus UDIK. Seperti kebanyakan mahasiswa lain, Juki mesti jungkir balik antara tugas kuliah dan aktivitas. Namun, dengan cara yang kocak. Ada saja tingkah ajaibnya yang bikin penonton geleng-geleng kepala.

Tak cuma kehidupan mahasiswa kampus, Juki juga bikin ketawa dengan kehidupannya sebagai anak kos. Mulai drama dengan ibu kos akibat nunggak iuran, rutin ngutang di warteg, hingga pertemanannya dengan sesama anak kosan. Yakni, Joko si fakir gadget, Tomi si hobi selfie, dan Soni si gamer. Tak ketinggalan Coro, kecoak penumpang kosan yang sudah dianggap peliharaan oleh Juki.

Advertisement

Faza menjelaskan, pembuatan serial Si Juki dipicu sambutan hangat yang diterimanya dari film 2017 lalu. Pihak Falcon Pictures selaku rumah produksi akhirnya mengajak Faza membuat Juki dalam format baru. ’’Kalau di serial, penceritaannya bisa lebih panjang daripada komik yang pendek,’’ terang Faza yang bertugas sebagai supervisor animasi. Dia menambahkan, serial Si Juki Anak Kosan dikerjakan jauh sebelum pandemi. Yakni, sekitar 2018–2019.

Meski terlibat dalam serial animasi yang mengangkat cerita anak kos, Faza mengaku tidak pernah merasakan jadi anak kos. Inspirasi cerita Si Juki Anak Kosan justru dia dapatkan dari pengalaman saat menginap bersama teman-temannya semasa kuliah. Ditambah hal-hal absurd ala Juki. ’’Ibaratnya, kalau mau bikin cerita tentang koki, kita nggak harus jadi koki,’’ kata Faza.

Karena dibuat lebih panjang dari satu bab komik, tiap episode Si Juki Anak Kosan akan memunculkan banyak hal baru. Selain lingkungan kos, sejumlah karakter baru bakal muncul. Setiap episode juga punya tema cerita yang berbeda meski semuanya berlatar kosan dan kehidupan kampus. ’’Misalnya, ada episode satu kampus kena virus galau pas Juki bikin alat Galau Buster sama pas Juki jadi terkenal gara-gara punya koin kerok legendaris. Atau pas lukisan Coro ditawar dengan harga tinggi sama pak rektor,’’ papar Faza.

Advertisement

Tak seperti versi filmnya yang menggunakan dubber selebriti macam Indro Warkop dan Bunga Citra Lestari, dubber yang dipilih Faza untuk serial tersebut merupakan dubber profesional. Ada juga dubber yang dipilih lewat audisi untuk memberikan kesempatan bagi mereka yang punya bakat. Proses rekaman suara dilakukan lebih dulu, baru digabung dengan animasinya.

Dengan mengangkat cerita yang berasal dari kehidupan sehari-hari dan marak ditemui di lingkungan sekitar, Faza berharap serial besutannya bisa dinikmati banyak kalangan. Bukan cuma anak kosan atau mahasiswa. Baik anak-anak maupun orang dewasa. ’’Tapi, anak-anak harus didampingi orang dewasa ya pas lihat. Hehe...,’’ imbuhnya. (len/c18/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer