Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Film Buya Hamka Karya Terakhir Richard Oh

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Richard Oh
Richard Oh

 Sutradara, penulis skenario, sekaligus aktor Richard Oh berpulang. Richard mengembuskan napas terakhir pada usia 62 tahun karena sakit di RS Eka Hospital BSD pada Kamis (7/4) pukul 19.30.


Advertisement

Kabar duka itu tersebar melalui pesan singkat WhatsApp. Jenazah Richard telah dimakamkan di Banjarmasin, Kalimantan. Sebelum diberangkatkan (8/4) pagi, jenazah sutradara film My Stupid Boss 2 itu disemayamkan di rumah duka di kawasan Serpong, Tangerang.

Para sineas turut membagikan berita meninggalnya Richard di akun media sosial masing-masing. Salah satunya, sutradara Hanung Bramantyo. Dia mem-posting foto Richard dengan filter hitam putih.

Pada caption, suami Zaskia Adya Mecca itu menulis kenangan paling berkesan saat bertemu Richard. ’’Dulu saat masih mahasiswa di IKJ (Institut Kesenian Jakarta), saya sering nongkrong di toko buku QB. Itu milik beliau,’’ ujar Hanung. Di mata ayah enam anak tersebut, Richard merupakan sosok yang baik. Lebih dari sekadar senior atau rekan kerja.

Advertisement

Keduanya sering membahas dunia perfilman yang menjadi ketertarikan mereka sampai sekarang. ’’Kami sering diskusi soal film-film yang banyak kasih saya insight,’’ terang sutradara film Satria Dewa: Gatotkaca tersebut.

Namun, sekarang momen itu tak bisa terulang. ’’Malam ini, Koko –sapaan Richard– pergi dipanggil Tuhan. Selamat jalan, Ko. Damai di sisi Tuhan,’’ harap Hanung.

Richard Oh lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, pada 30 Oktober 1959. Pria yang kini menjadi mualaf dan bernama Abdurrahman itu berkecimpung di industri seni sejak 23 tahun lalu. Sepanjang karier, Richard pernah bermain dalam sejumlah judul film, termasuk di antaranya Yowis Ben Universe, 3 Dara, dan My Stupid Boss 2. Sementara itu, sebagai sutradara, dia pernah menggarap beberapa film seperti Koper (2006), Melancholy is a Movement (2015), dan Menunggu Bunda (2021).

Advertisement

Richard juga membuat karya tulis berupa buku berjudul Pathfinders of Love (1999), Heart of the Night (2000), dan The Rainmaker’s Daughter (2004). Sebelum menutup usia, Richard Oh terlibat dalam penulisan skenario dan pemeran di film Buya Hamka yang rencananya dirilis tahun ini. (shf/c12/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer