Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

My Sassy Girl Versi Milenial Tayang 23 Juni, Sengaja Dibuat Tak Mirip Versi Asli

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Tiara Andini dan Jefri Nichols
Tiara Andini dan Jefri Nichols

Film My Sassy Girl versi Indonesia siap tayang. Diadaptasi dari salah satu film terlaris Korea Selatan dengan judul yang sama rilisan 2001, versi Indonesia mengusung tema modern alias dibawa ke era milenial. Film tersebut juga di-remake dengan menyesuaikan budaya lokal. Hal itu disampaikan sutradara Fajar Bustomi saat konferensi pers di kantor Falcon Picture di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, (31/5). ’’Memang harus diubah supaya relate dengan kehidupan masyarakat kita. Kalau nggak, nanti malah nggak nyambung,’’ terang Fajar.


Advertisement

Dia meyakini, film adaptasi memang semestinya dibuat dengan versi berbeda dari aslinya. Fajar menuturkan, tak sedikit filmmaker yang gagal me-remake sebuah film lantaran terpaku dengan versi orisinal. ’’Di luar negeri sukses, tapi di sini nggak karena masih pakai budaya luar negeri. Itu yang akhirnya bikin filmnya jadi berjarak dengan kehidupan orang Indonesia,’’ papar sutradara film Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea: Suara dari Dilan tersebut.

Pengambilan gambar adegan My Sassy Girl menggunakan kamera Sony tipe Venice yang juga digunakan untuk syuting film Avatar 2. Ada fitur full-frame dengan resolusi 6k. Di sisi lain, mayoritas bioskop Indonesia masih menggunakan resolusi 2K–4K. Itu jelas menjadi kebanggaan bagi Fajar yang merasa mendapat dukungan maksimal dari produser. ’’Senang pastinya, film Indonesia di-support kamera canggih yang biasa digunakan film-film Hollywood,’’ ucapnya.

My Sassy Girl versi Indonesia dibintangi Tiara Andini (Sissy) dan Jefri Nichol (Gian). Gadis barbar dan pemuda culun itu bertemu di salah satu stasiun kereta api ketika Sissy tengah mabuk. Namun, pertemuan tersebut membuat hubungan mereka semakin dekat hingga tak siap untuk berpisah.

Advertisement

Meski Sissy selalu bersikap kasar dan konyol, bahkan merundung, Gian tetap menuruti permintaan-permintaan anehnya. Gian juga tak pernah sekali pun membalas pukulan Sissy. Sebab, Gian menyadari bahwa Sissy punya alasan tersendiri atas sikapnya itu.

Di sisi lain, Tiara mengaku menerima tawaran film tersebut tanpa pikir panjang. Selain karena tergila-gila dengan segala sesuatu tentang Korea, dia juga ingin menantang diri sendiri untuk keluar dari zona nyaman. Ya, ini merupakan debut pelantun Terlanjur Mencinta itu main film.

Karena itu, dia mengaku kaget saat tahu akan jadi pemain utama. Dan dipasangkan dengan Jefri Nichol yang sudah punya nama di dunia perfilman tanah air. ’’Deg-degan, nervous, dan sedikit tertekan. Itu yang bikin aku reading dan latihan akting tuh maksimal banget,’’ kata Tiara. Jefri juga kaget saat diberi tahu bahwa lawan mainnya adalah seorang penyanyi. Kendati demikian, Tiara maupun Jefri sama-sama tidak menemukan kesulitan serius saat membangun chemistry dan beradu akting.

Advertisement

Mereka mulai membangun rasa saling nyaman saat proses reading. ’’Kaget pas reading, tapi nggak expect sih dia (Tiara, Red) belajar sampai sebegitunya. Simulasi scene berulang kali diikutin semua. Itu yang bikin bangga,’’ ujar Jefri. My Sassy Girl versi Indonesia dijadwalkan tayang 23 Juni mendatang. (shf/c18/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer