Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Para Betina Pengikut Iblis, Film Tersadis Mawar de Jongh

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Mawar de Jongh mengungkapkan bahwa karakter yang diperankannya sebagai Sumi di film arahan sutradara Rako Prijanto merupakan film tersadis yang diperankannya selama berkarir di dunia seni peran. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
Mawar de Jongh mengungkapkan bahwa karakter yang diperankannya sebagai Sumi di film arahan sutradara Rako Prijanto merupakan film tersadis yang diperankannya selama berkarir di dunia seni peran. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

Aktris sekaligus penyanyi Mawar de Jongh terlihat cantik dan feminin di kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, penampilannya berubah drastis dalam film Para Betina Pengikut Iblis. Mawar terlihat tomboy dan bisa berubah jadi sangat kejam .


Advertisement

Mawar de Jongh mengungkapkan bahwa karakter yang diperankannya sebagai Sumi di film arahan sutradara Rako Prijanto merupakan film tersadis yang diperankannya selama berkarir di dunia seni peran.

“Iya bisa dibilang seperti itu,” ujar Mawar de Jongh saat ditemui di kantor Falcon Pictures di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (10/2).

Dia mengungkapkan, salah satu yang menantang dirinya selain sejumlah adegan sadis yang dilakukannya, dalam film Para Betina Pengikut Iblis, Mawar de Jongh juga diharuskan menghadirkan perasaan benci sekaligus cinta.

Advertisement

“Di film ini aku nggak bertemu dengan banyak orang, tapi gimana caranya menciptakan rasa cinta sekaligus benci sama orang itu. Contohnya bapak. Banyak adegan yang tidak aku sangka, aku mainkan di film ini,” jelasnya.

Dia menegaskan tokoh-tokoh yang ada di film ini semuanya fiktif. Mawar sendiri berusaha menghilangkan karakter Sumi setelah tidak menjalani syuting. Dia pun bersyukur tidak ada kesulitan berarti untuk melepaskan karakter Sumi.

Ada sejumlah pelajaran yang dapat dipetik Mawar lewat karakter yang diperankannya di film Para Pengikut Iblis. “Dari Sumi, pastinya harus punya keputusan sendiri, jangan mudah terhasut, harus tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Kalau soal kesulitan pasti ada jalan keluarnya,” ungkapnya.

Selain Mawar de Jongh, film Para Pengikut Iblis juga diperkuat sejumlah pemaij yaitu Hanggini, Sara Fajira, Adipati Dolken, dan Hans de Kraker. Film ini akan tayang di bioskop tanah air mulai 16 Februari mendatang. (*)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer