Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rilisan Pertama Foto Serial Gadis Kretek

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
NETFLIX INDONESIA
NETFLIX INDONESIA

JAKARTA – Akhirnya, muncul titik terang terkait serial orisinal Netflix Indonesia Gadis Kretek. Pekan lalu, proyek adaptasi novel karya Ratih Kumala itu diumumkan akan tayang pada 2 November. Kemarin (14/8) Netflix dan BASE Entertainment –rumah produksi serial tersebut– merilis foto-foto perdana dari serial yang dibintangi Dian Sastrowardoyo itu.


Advertisement

Di antaranya, ada foto Dian sebagai Dasiyah serta Soeraja yang diperankan Ario Bayu. Lalu, foto karakter Idroes Moeria (Rukman Rosadi), Roemaisa (Ine Febriyanti), dan Rukayah (Tissa Biani). Selain itu, ada kilasan foto Arum (Putri Marino) dan Lebas (Arya Saloka) yang digambarkan ada di set modern.

Para pemain kompak mengunggah foto-foto itu dengan caption hampir serupa. ’’Mengawali perjumpaan dengan Gadis Kretek. Tayang mulai 2 November,’’ tulis Dian Sastrowardoyo, Tissa Biani, juga Sheila Dara Aisha yang berperan sebagai Purwanti di akun Instagram masing-masing.

Gadis Kretek diumumkan sejak tahun lalu. Pada Juli 2022, Netflix telah mengumumkan para pemeran utama dan pendukung. Film tersebut disutradarai Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Sementara itu, naskahnya ditulis Tanya Yuson, Kanya K. Priyanti, Ambaridzki Ramadhantyo, serta penulis novel aslinya, Ratih.

Advertisement

Mengutip rilis resmi, Gadis Kretek merupakan serial drama yang mengisahkan cerita cinta dengan latar belakang industri kretek pada 1960-an. Kamila dan Ifa mengungkapkan, periode itu adalah masa penting dalam perkembangan industri rokok kretek, yang berlanjut pada munculnya berbagai peristiwa sejarah penting. Plus, sebuah kisah cinta yang mengharukan.

’’Bersama para pemeran Gadis Kretek serta set dan cerita yang luar biasa, kami percaya, kami akan memberikan kisah yang penuh makna bagi penonton di mana pun berada,’’ papar keduanya dalam pernyataan tertulis.

Sementara itu, showrunner Shanty Harmayn dan Tanya Yuson menilai, novel yang jadi inspirasi tersebut punya ’’akar” Indonesia yang kuat dan kompleks, tetapi dituturkan dengan cara menarik. Shanty optimistis serial adaptasinya pun bakal menjangkau lebih banyak penggemar. ’’Novel karya Ratih menghadirkan beragam karakter dengan berbagai kepribadian dan perjalanan hidup yang menggugah. Kami tak sabar untuk menghadirkannya segera,” imbuh Tanya. (fam/c12/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Keluarga Suami adalah Hama Tayang Perdana di Balikpapan, Wajib Ditonton Film Sarat Pesan Kehidupan

Film Keluarga Suami adalah Hama mendapat perhatian publik usai rangkaian promosi dan penayangan perdana di sejumlah daerah. Jumat (22/5) siang, film ini turut tayang di Balikpapan. Ratusan penonton m

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Sold Out di Banyak Kota, Film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan” Gelar Nonton Duluan di Samarinda dan 40 Kota

Ibu Yuke diperankan oleh Lulu Tobing dan lawan mainnya Ibnu Jamil dalam adegan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Nobar “Pesta Babi” di Unikarta, Mahasiswa bersama Jurnalis Suarakan Isu Ekologi

Kegiatan nobar film “Pesta Babi” yang dilaksanakan Wamapala Unikarta bersama SMSI Kukar di Food Court Unikarta (Elmo/Prokal.co) Nobar “Pest

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer