Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stand Up Indo Tenggarong Terus Bergeliat di Pekan Kedua, Pembinaan Komika Muda Jadi Prioritas Utama

E
Perhelatan pekan kedua Stand Up Indo Tenggarong (Istimewa)
Perhelatan pekan kedua Stand Up Indo Tenggarong (Istimewa)

Advertisement


PROKAL.CO, TENGGARONG – Tawa kembali menggema di panggung kecil Stand Up Indo Tenggarong. Setelah sempat vakum, komunitas komedi tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan seiring meningkatnya jumlah penonton yang datang menyaksikan latihan terbuka mereka.

Di tengah menjamurnya hiburan digital, antusiasme masyarakat yang kembali hadir secara langsung menjadi angin segar bagi komunitas yang telah menjadi wadah lahirnya sejumlah komika lokal di Kutai Kartanegara (Kukar).

Latihan terbuka yang digelar di Haha Reborn Cafe, Jumat (12/6/2026), mencatat peningkatan jumlah penonton pada malam kedua dibanding hari pertama sejak komunitas kembali aktif pasca-hiatus.

Advertisement

Komika Stand Up Indo Tenggarong, Azwar Fadillah atau yang akrab disapa Awe, mengatakan peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bahwa minat masyarakat terhadap stand up comedy di Tenggarong masih cukup besar.

“Untuk malam kedua animo teman-teman komika masih sama seperti kemarin. Dan dari sisi penonton, ada peningkatan dibanding hari pertama setelah kami kembali aktif pasca-hiatus,” ujarnya.

Tidak hanya terlihat dari jumlah penonton yang hadir langsung, dukungan masyarakat juga mengalir melalui media sosial. Respons positif itu dinilai menjadi suntikan semangat bagi komunitas untuk kembali membangun ekosistem stand up comedy di Kota Raja.

Advertisement

“Kami cukup senang melihat respons di media sosial dan banyaknya orang yang datang menonton. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus menghidupkan kembali stand up comedy di Tenggarong,” kata Awe.

Meski mulai mendapatkan respons yang baik, komunitas tersebut belum ingin terburu-buru menggelar pertunjukan besar dengan menghadirkan komika nasional. Fokus utama saat ini justru berada pada peningkatan kualitas sumber daya komika lokal.

“Target utama kami bukan membuat event besar dulu, tetapi memastikan komikanya berkembang,” tegasnya.

Awe mengatakan, proses pembinaan menjadi fondasi penting agar komunitas dapat tumbuh secara berkelanjutan. Karena itu, setiap kegiatan rutin selalu diawali dengan sesi diskusi dan evaluasi materi yang dikenal dengan istilah Comedy Buddy.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rizky Prasetya Bawa Pengalaman SUCI XI ke Tenggarong, Dorong Komika Daerah Lebih Konsisten

Rizky Prasetya Bawa Pengalaman SUCI XI ke Tenggarong, Dorong Komika Daerah Lebih Konsisten

Juara 1 SUCI XI KompasTV, Rizky Prasetya tampil di Open Mic Stand Up Comedy Tenggarong (Elmo/Prokal.co)

Setelah Vakum Enam Tahun, Open Mic Stand Up Comedy Kembali Hidup di Tenggarong

Setelah Vakum Enam Tahun, Open Mic Stand Up Comedy Kembali Hidup di Tenggarong

Open mic stand up comedy perdana Tenggarong usai vakum sejak Covid-19 (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer