Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Simbol Harmoni di IKN: Masjid Negara dan Gereja Basilika Siap Sambut Agenda Besar Nasional

Redaksi Prokal • 2026-02-16 07:30:00
Photo
Photo

NUSANTARA — Wajah keberagaman Indonesia mulai terlihat nyata di Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i, baru-baru ini meninjau langsung progres pembangunan kawasan rumah ibadah terpadu guna memastikan kesiapan infrastruktur dalam menyambut rangkaian agenda besar keagamaan nasional dalam beberapa bulan ke depan.

Salah satu fokus utama dalam peninjauan ini adalah Masjid Negara IKN. Wamenag menyampaikan optimisme bahwa masjid ikonik tersebut sudah bisa difungsikan sepenuhnya pada awal Ramadan 1447 Hijriah mendatang. Momen ini menjadi sangat penting karena Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dijadwalkan hadir untuk melaksanakan salat tarawih perdana sekaligus memberikan tausiyah pada hari kedua Ramadan. Saat ini, pengerjaan tinggal menyentuh tahap akhir seperti pemasangan karpet dan penataan furnitur.

Selain kesiapan Masjid Negara, perhatian pemerintah juga tertuju pada Gereja Basilika Nusantara. Bangunan ini diproyeksikan menjadi tuan rumah Pertemuan Uskup se-Indonesia pada Mei mendatang. Pihak Kementerian Pekerjaan Umum melaporkan bahwa fasilitas utama, termasuk rumah uskup, ditargetkan fungsional paling lambat bulan depan. Namun, terdapat penanganan khusus pada pemasangan elemen ikonik berupa lonceng dan salib yang didatangkan langsung dari Belanda guna memastikan aspek estetika dan keamanan struktur terjaga dengan baik.

Komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang ibadah yang inklusif tidak berhenti pada dua bangunan tersebut. Pihak Otorita IKN telah memastikan ketersediaan lahan untuk rumah ibadah agama lainnya, mulai dari Gereja Kristen, Pura, Vihara, hingga Klenteng. Proses pembangunan fisik bagi agama-agama tersebut direncanakan akan segera dimulai tahun ini atau paling lambat pada 2027 sebagai bagian dari visi IKN yang representatif bagi seluruh umat beragama.

Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menegaskan bahwa jajarannya akan mengawal ketat proses transisi dan koordinasi teknis di lapangan. Baginya, pembangunan rumah ibadah yang letaknya berdampingan ini bukan sekadar pencapaian arsitektur, melainkan simbol nyata moderasi beragama di Indonesia. IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga menjadi pusat harmoni dan kerukunan bagi seluruh warga negara. (*)

Editor : Indra Zakaria