BATULICIN - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalsel H Abdul Alif memastikan maju pada Pilkada 2020 di Kabupaten Tanbu. Tokoh masyarakat di Bumi Bersujud ini akan maju lewat jalur independen.
Dikatakan Abdul Alif, keinginannya maju Pilkada 2020 karena dorongan para anggota di APDESI Kalsel. Untuk maju, dia mengadu nasib melalui jalur perseorangan.
“Peluang untuk maju lewat parpol kemungkinan sangat kecil. Masing-masing parpol pasti sudah menjagokan tokohnya masing-masing. Lewat parpol, maharnyapun sangat mahal, karena itu saya memilih jalur independen," ujar Abdul Alif, kemarin.
Mantan Kepala Desa Segumbang selama dua periode ini memastikan sudah menyiapkan semua persyaratan yang diperlukan. “Syarat itu sudah dalam penghitungan kami. Sepuluh persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), bukan persoalan yang sulit bagi kami. Mungkin sekitar 30 ribu atau 35 ribu e-KTP,” jelasnya.
Sejauh ini, kata Abdul Alif, pihaknya sudah melakukan sosialisasi lewat media sosial untuk memastikan sejauh mana respons masyarakat terhadap pencalonannya menjadi calon bupati dari jalur independen.
“Banyak tokoh-tokoh masyarakat yang sudah menyatakan dukungannya. Tidak perlulah kami sebutkan nama-nama mereka,” jelasnya.
Dia mengaku tujuannya maju Pilkada 2020 untuk membangun daerah.
“Saya melihat banyak pembangunan-pembangunan yang tidak tepat sasaran dan tidak melihat kebutuhan yang ada di masyarakat bawah,” paparnya.
Keinginan Abdul Alif maju Pilkada 2020 mendapat respons positif dari kalangan politisi, praktisi hukum dan kepala desa. “Sebagai sahabat, jelas saya sangat mendukung. Saya sudah kenal beliau sekitar 15 tahun yang lalu. Saya kira untuk tahun 2020 sudah saatnya beliau maju. Beliau punya pengalaman sebagai kepala desa dua periode dan Ketua APDESI Kalsel,” terang praktisi hukum Novry Aritonang.
Menurut Novry, sosok sahabatnya itu cukup familiar di Kabupaten Tanbu, khususnya bagi kalangan kepala desa. “Beliau juga termasuk orang yang punya pendirian kuat,” katanya.
Senada disampaikan Sekretaris DPD PDIP Kalsel M Syaripuddin. “Sah-sah saja kalau beliau mau maju lewat jalur independen. Saya rasa ini bentuk kedewasaan dalam berpolitik. Setiap warga negara punya hak untuk dipilih dan dicalonkan,” ucapnya.
Menurutnya, sosok Abdul Alif sudah cukup dikenal, apalagi dikalangan kepala desa. “Saya kira layak menjadi seorang pemimpin. Kita serahkan pilihan kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPERSI) Kalsel Rizal Mahdi, sangat menyambut baik keinginan tersebut.
“Ini bukan bentuk dukungan pribadi, namun berdasarkan musyawarah seluruh RT, RW dan kepala desa se-Tanbu untuk mendukung H Wahid (nama akrab Abdul Alif) maju menjadi calon bupati dari jalur independen,” jelasnya. (kry/ran/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin