AMUNTAI - Posisi Almien Ashar Safari untuk menduduki kursi satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) semakin besar. Terlebih saat ini putra Bupati H Abdul Wahid HK telah menduduki kursi DPRD HSU, meski masih sebagai ketua sementara.
Namun kepastian tersebut telah terlihat dalam rapat Pengumuman Pembentukan Fraksi dan Penetapan Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk masa jabatan Tahun 2019 sampai 2024 mendatang.
Hal itu tergambar dalam rapat paripurna DPRD HSU ke-1 masa sidang perdana, usai dilantik pada Juli 2019 lalu. Dalam rapat tersebut Almien selaku pimpinan masih menerapkan Peraturan Tata Tertib DPRD Nomor 1 Tahun 2018. Mengingat tatib yang baru belum diagendakan dalam paripurna.
Dalam penetapan calon pimpinan DPRD yang berlangsung di aula DPRD HSU, Senin (2/9) kemarin, berdasarkan penjelasan pasal 164 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, menyatakan bahwa partai politik yang urutan kursinya terbanyak di DPRD kabupaten/kota, berhak mengisi kursi pimpinan DPRD.
Dan selanjutnya, melalui pimpinan partai politik setempat mengajukan anggota DPRD kabupaten/kota yang akan ditetapkan menjadi pimpinan. "Jadi setelah rapat pembentukan fraksi dan penunjukan calon pimpinan DPRD difinitif, harus kembali diajukan ke tingkat Gubernur Kalsel," ucap Almien di sela aktivitasnya, kemarin.
Adapun dasarnya, yakni Partai Golongan Karya selaku kendaraan dirinya maju ke legislatif berhasil meraih 12 kursi. Dan disusul Partai Kebangkitan Bangsa dengan jumlah 5 kursi, serta Partai Persatuan Pembangunan jumlah 4 kursi.
"Dari pimpinan daerah Partai Golkar, yakni saya sendiri atas penunjukan rekan partai. Dari dewan pengurus cabang Partai Kebangkitan Bangsa mengusulkan Mawardi sebagai wakil ketua. Dari pengurus harian dewan pimpinan cabang PPP mengusulkan Fathurrahim sebagai wakil ketua," katanya.
Dan sesuai dengan ketentuan, pimpinan sementara akan menyampaikan nama calon pimpinan DPRD tersebut kepada Gubernur Kalimantan Selatan melalui Bupati HSU untuk ditetapkan dan diresmikan pengangkatannya.
Sementara itu, untuk diketahui 6 buah fraksi yang terdiri dari empat fraksi dari partai politik dan dua fraksi gabungan partai politik. Enam raksi tersebut, Fraksi Golkar 12 orang, Fraksi PKB 5 orang, Fraksi PPP 4 orang, Fraksi PKS 3 orang, Fraksi Gerindra Bulan Bintang 3 orang, Fraksi Nasdem- PDI-P 3 orang. (mar/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin