BANJARMASIN - Setelah pemerintah menkonfirmasi bahwa ada WNI yang terinfeksi virus Covid-19, masyarakat ramai-ramai mencari penangkal Corona. Di Banjarmasin, masyarakat memburu masker dan cairan antiseptik (hand sanitizer).
Banyak warga yang mencari masker dan cairan antiseptik di toko-toko obat dan apotek terdekat. Bahkan perusahaan yang menjual alat kesehatan (alkes) di Jalan Veteran, Banjarmasin Timur juga diserbu warga.
Pantauan Radar Banjarmasin, warga rela ngantre berpanas-panasan hanya untuk mendapatkan masker atau cairan antiseptik. Seorang warga bernama Haji Kasim (55) menuturkan sudah ngantre dari jam setengah dua siang.
“Mau beli cairan antiseptik saja padahal,” tutur warga Kelurahan Kebun Bunga ini.
Antiseptik dipercaya mampu menangkal penularan virus berbahaya asal China tersebut. Haji Kasim mengatakan akan membeli satu botol. Setidaknya bisa untuk persediaan di rumah. “Untuk persiapan di rumah saja,” ujarnya.
Sementara itu, Ridho, Marketing CV Panasea Banjarmasin mengatakan, sudah dua hari ini perusahaan tempatnya bekerja menjual masker dan cairan antiseptik untuk umum.
Agar jangan saling berebut, antrean sengaja dibagi menjadi dua. Pribadi dan perusahaan. “Kami bagi dua sesi. Pagi dari jam 10 sampai jam 12 siang. Istirahat, setengah dua buka lagi,” ujarnya.
Dalam dua hari ini, sudah ratusan kotak masker dan ratusan botol cairan antiseptik habis terjual. Satu boks masker dijual seharga Rp150 ribu. Sedangkan cairan antiseptik Rp85 ribu per botol.
Untuk keperluan pribadi, hanya boleh membeli satu kotak masker dan satu botol cairan antiseptik, sementara untuk perusahaan dijatah satu kotak masker dan lima botol cairan antiseptik.
Diterangkan Ridho, harga jual kedua barang tersebut belakangan memang naik. Jauh dibandingkan sebelum ada wabah ini harganya sangat murah. Lonjakan harga itu karena perusahaan hanya mengikuti perkembangan harga di pusat.
“Masker sebelumnya hanya Rp25 ribu per kotak, sedangkan cairan antiseptik sekitar Rp40 ribu sampai Rp45 ribu. Biasanya orang membeli satu paket masker dan cairan antiseptik,” ujarnya. (gmp/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin