BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalsel mengambil langkah cepat dalam penanganan virus corona atau Covid-19 dengan cara menurunkan puluhan personel dari Dinas Kesehatan, BPBD, Dinsos untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah tempat umum.
Pelepasan tersebut ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang didampingi Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel di depan Kantor Sekda Kalsel, Banjarbaru, Minggu (22/3) kemarin.
Sahbirin Noor mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka antisipasi corona. Serta, naiknya status Kalsel dari siaga darurat menjadi tanggap darurat Covid-19. "Jadi kita semua sama-sama bergotongroyong bahu-membahu untuk mengantisipasi wabah corona yang kita ketahui masuk ke Indonesia dan ke wilayah kita," ucapnya.
Dia meminta supaya semuanya bergerak dan tidak tinggal diam dalam menagkal virus tersebut. "Kita perintahkan agar bupati dan walikota untuk siaga antisipasi pencegahan status tanggap darurat dengan melakukan hal-hal preventif," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Wahyudin mengatakan, gerakan penyemprotan disinfektan ini dilakukan oleh instansi Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarbaru secara intens.
"Jadi diharapkan gerakan luas ini diharapkan seluruh kabupaten/kota bisa mengikuti, kita utamakan tempat-tempat umum," katanya.
Dia menyampaikan bahwa ada 11 armada dan 60 petugas yang dilepas untuk menyemprot disinfektan di sejumlah tempat umum. "Kita mulai di mal yang ada di Banjarbaru, setelah itu ke tempat-tempat umum lain," pungkasnya. (ris/al/ris)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin