Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bupati Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden

miminradar-Radar Banjarmasin • Senin, 17 Agustus 2020 - 15:36 WIB
PIDATO: Bupati Tala Sukamta bersama Forkopimda Kabupaten Tala menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo.
PIDATO: Bupati Tala Sukamta bersama Forkopimda Kabupaten Tala menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo.

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) H Sukamta bersama anggota DPRD serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia secara virtual di Gedung Paripurna DPRD Tala Jalan A Syairani Kota Pelaihari, Jumat (14/8)

Pidato kali ini Presiden Joko Widodo menyampaikan Rancangan Undang Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 beserta nota keuangan. Sebelumnya pada hari yang sama presiden menyampaikan pidato laporan kinerja lembaga-lembaga negara.

Dipaparkan Presiden RI, rancangan kebijakan APBN 2021 pertama diarahkan, untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19, kedua mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing ekonomi. Ketiga, mempercepat transformasi ekonomi menuju era digital serta keempat, pemanfaatan dan antisipasi perubahan demografi.

“Karena akan banyak ketidakpastian, RAPBN harus mengantisipasi ketidakpastian pemulihan ekonomi dunia, volatilitas harga komoditas, serta perkembangan tatanan sosial ekonomi dan geopolitik, dan efektivitas pemulihan ekonomi nasional, serta kondisi dan stabilitas sektor keuangan,” jelasnya.

Presiden menyebut pada tahun 2021 untuk anggaran pembangunan infrastruktur sekitar Rp414 triliun yang utamanya untuk pemulihan ekonomi, penyediaan layanan dasar, serta peningkatan konektivitas.

Menurutnya, pandemi Covid-19 menunjukkan, bahwa ketersediaan dan berfungsinya infrastruktur digital menjadi sangat penting dan strategis. Dengan demikian, belanja infrastruktur diarahkan salah satunya  untuk penguatan infrastruktur digital dan mendorong efisiensi logistik dan konektivitas.

Dalam pidatonya, Jokowi juga mengungkapkan pada masa transisi RAPBN tahun 2021 disusun rencana Pendapatan Negara sebesar Rp 1.776,4 triliun dan Belanja Negara Rp 2.747,5 triliun, maka Defisit Anggaran diperkirakan mencapai Rp 971,2 triliun atau setara 5,5 persen dari PDB.

“Defisit anggaran tahun 2021 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman, dan dikelola secara hati-hati,” ucapnya.

Mengakhiri pidatonya presiden berharap pembahasan RAPBN tahun 2021 dapat dilakukan secara konstruktif demi mewujudkan Indonesia yang maju, bermartabat, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (ard/by/ram)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Pemkab Tanah Laut