BANJARMASIN - Vaksin Covid-19 jenis Sinovac untuk vaksinasi tahap dua di Kalsel sudah didistribusikan pemerintah pusat ke Kalsel. Jumlahnya sebanyak 6.940 vial. Dalam satu vial berisi 10 dosis vaksin.
Vaksinasi tahap dua sendiri akan digeber mulai Maret mendatang. Sasarannya anggota TNI/Polri, pelayanan publik, pekerja media dan termasuk Lansia yang pada tahap pertama lalu tak diikutsertakan. “Ini baru periode pertama vaksin tahap dua. Nanti akan datang kembali,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muslim.
Di tahap dua vaksinasi, jumlah sasaran yang akan divaksin totalnya sebanyak 39.902 orang. Dari jumlah tersebut, kuota paling banyak peruntukannya untuk Lansia yang jumlahnya sebanyak 21.543 orang. “Pengiriman termin pertama tahap dua ini diutamakan bagi lansia di Ibu Kota Provinsi, yakni Banjarmasin. Selebihnya untuk Lansia kabupaten kota lainnya,” bebernya.
Lalu bagaimana pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini? Menurutnya, dilaksanakan bisa di puskesmas atau secara massal di institusi masing-masing. “Contohnya seperti TNI/Polri atau ASN, bisa dilaksanakan di tempat masing-masing,” cetusnya.
Beberapa strategi juga akan dilakukan pihaknya untuk mempercepat vaksinasi. Yakni dengan konsep vaksinasi mobile yang bisa menyasar tempat-tempat publik. “Bisa saja nanti menyasar pasar. Beberapa strategi akan dilakukan untuk mempercepat target,” imbuhnya.
Muslim menambahkan, peruntukan vaksin tahap dua juga digunakan menutupi kekurangan bagi tenaga kesehatan (nakes) di tahap pertama lalu. “Vaksin sudah kami distribusikan ke Banjarmasin, Barito Kuala, Banjarbaru, dan Banjar. Distribusi berikutnya ke Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru yang akan dilanjutkan lagi secara bertahap ke daerah Banua Anam,” tandasnya. (mof/ran/ema)
Editor : izak-Indra Zakaria