Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tetap Waspada, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

izak-Indra Zakaria • 2021-03-08 15:03:06
foto ilustrasi
foto ilustrasi

BANJARBARU - Setelah beberapa hari tidak turun hujan, Sabtu (6/3) malam hujan deras disertai angin kencang tiba-tiba mengguyur sejumlah wilayah di Kota Banjarbaru dan sekitarnya. Kondisi ini nampaknya perlu diwaspadai, karena cuaca ekstrem masih mengintai.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Bayu Kencana Putra mengatakan, saat ini hampir seluruh wilayah Kalsel masih berada pada musim hujan, sehingga potensi cuaca ekstrem selalu ada.

"Wilayah Kalsel secara umum masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang dapat disertai petir dan angin kencang," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Namun, dia menuturkan, durasi hujan kemungkinan tidak terlalu lama seperti Januari tadi yang mengakibatkan sejumlah daerah di Banua diterjang banjir. "Jadi tidak menyebabkan debit air meninggi," tuturnya.

Meski begitu, dirinya mengimbau masyarakat supaya selalu waspada dengan potensi terjadinya cuaca ekstrem. Seperti angin kencang dan tingginya curah hujan. "Untuk mengetahui informasi cuaca bisa mencari di website BMKG," paparnya.

Ditanya apakah saat ini ada fenomena alam yang dapat mempengaruhi terjadinya cuaca ekstrem, menurut Bayu tidak ada fenomena yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. "Karena memang hujan lantaran musim penghujan," jelasnya.

Ditambahkannya, hujan yang terjadi di wilayah Kalsel biasanya hanya dipicu oleh udara yang labil akibat pemanasan di permukaan pada siang hari.

"Biasanya juga didukung oleh kelembaban udara yang tinggi di lapisan atas, sehingga menghasilkan penguapan yang tinggi hingga membentuk banyak awan-awan hujan di wilayah Kalsel," tambahnya.

Staf Pengolahan Data dan Informasi pada Stasiun Klimatologi Klas I Banjarbaru, Khairullah juga mengungkapkan bahwa potensi hujan deras diprediksi masih terjadi pada bulan ini.

"Jadi kemungkinan cuaca ekstrem masih ada. Namun berkurang jika dibandingkan dengan pertengahan Januari lalu. Akan tetapi ini harus tetap diwaspadai," ungkapnya.

Senada dengan Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, menurutnya cuaca ekstrem berpotensi terjadi lantaran saat ini Banua masih berada pada musim hujan. "Musim basah diprakirakan terjadi sampai dengan bulan Mei 2021. Namun intensitas curah hujannya akan berkurang," pungkasnya. (ris/ran/ema)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Banua Cuaca Extrem