BANJARMASIN - Vaksinasi massal untuk anak dan remaja digelar di halaman parkir belakang Mapolda Kalsel, kemarin (16/7).
Antrean panjang membuktikan antusiasme mereka terhadap vaksinasi.
Siswa baru SMAN 3 Banjarmasin, Marsya salah satunya. “Enggak takut tuh,” selorohnya.
Seusai disuntik, Marsya mengaku tak merasakan reaksi apapun. “Biasa saja,” komentarnya.
Sedangkan Rayhan, sempat deg-degan saat mengantre. Tapi ketika dosis pertama itu memasuki tubuhnya, perasaan gugup itu sirna.
“Kebetulan tante saya bekerja di rumah sakit. Dia yang membantu mendaftarkan,” kata remaja 16 tahun itu.
Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Ubaidillah mengatakan, selain di mapolda, juga ada vaksinasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari.
“Dipisahkan untuk menghindari kerumunan yang malah memicu penyebaran virus,” ujarnya.
Harapannya, agar herd immunity atau kekebalan kelompok lekas terwujud. “Jadi ketika pandemi mulai melandai, anak-anak bisa bersiap kembali ke kelas,” tambahnya.
Diakuinya, sebenarnya masih banyak yang meminta divaksin. Tapi karena keterbatasan stok vaksin dan vaksinator, maka dibatasi 500 orang.
“Antusiasnya tinggi, tapi kita hanya mampu melayani vaksinasi untuk seribu orang per hari,” tutup Ubaidillah. (gmp/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin