Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Isoter Banjarmasin Perlu Rp1,5 Miliar

miminradar-Radar Banjarmasin • 2021-08-21 16:23:49
TINJAU: Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi saat memantau keadaan kamar tidur di gedung milik Kemensos tersebut. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
TINJAU: Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi saat memantau keadaan kamar tidur di gedung milik Kemensos tersebut. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN – Pemko akan meminjam gedung milik Kementerian Sosial di Jalan Batu Besar untuk menampung mengisolasi warga yang terinfeksi COVID-19 dengan tanpa gejala atau bergejala ringan.

Ternyata tak semudah itu. Butuh banyak pembenahan untuk balai sosial di kawasan Kompleks Mulawarman tersebut.

Dan tidak akan dalam waktu dekat. Karena Juru Bicara Satgas COVID-19 Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, prosesnya baru memasuki pembahasan anggaran.

“Pekan ini kita rampungkan pembahasannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin itu kemarin (20/8).
Jadi kapan fasilitas karantina itu bisa dipakai? “Paling lambat, mudah-mudahan isoter (isolasi terpusat) itu pada awal September sudah bisa digunakan,” jawabnya.

Soal hitung-hitungan anggaran, Machli memperkirakan kebutuhannya melebihi satu miliar rupiah. Mencakup pembenahan sarana, penyediaan alat kesehatan, honor nakes, hingga penyediaan konsumsi warga yang diisolasi.
“Prediksi kami, minimal Rp1,2 miliar. Bisa saja sampai Rp1,5 miliar,” sebutnya.

Diwartakan sebelumnya, ketika ditinjau, gedung itu tampak kurang terawat. Plafon ada yang jebol. Lantai dan kamarnya perlu dibersihkan.

Tapi gedung itu memiliki kapasitas 80 kamar. Soal kriteria penghuni, yakni warga yang kesulitan isoman di rumah karena ada lansia atau balita. (gmp/fud/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Covid-19 Corona