Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap nelayan bernama Masrani (68) yang diduga hilang di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Pencarian dilakukan sejak Rabu (3/1/2024) sore. Masrani tidak kunjung pulang ke rumah setelah pergi memeriksa alat tangkap udang di sungai tersebut.
Sekretaris BPBD Tanbu, Dwi Kesuma Putra mengatakan tim gabungan mengalami dua kesulitan saat pencarian. Pertama, sungai tersebut merupakan habitat buaya, sehingga tim harus ekstra hati-hati. Kedua, kurangnya informasi terkait jejak hilang korban.
"Tidak ada saksi mata yang bisa dijadikan dasar memperkirakan titik ataupun terduga korban tenggelam. Begitu juga perahu miliknya," kata Dwi, Kamis (4/1/2024) malam. Kendati begitu, tim akan terus melakukan pencarian. "Tapi sebentar lagi mungkin tim gabungan selesai dulu untuk malam ini, dilanjut besok pagi," tandasnya.
Sebelumnya, sekitar pukul 15.00 Wita, Rabu (3/1/2024), Masrani pergi ke sungai untuk memeriksa alat tangkap udang. Namun, hingga magrib, korban tidak kunjung kembali. Keluarga korban yang panik kemudian melakukan pencarian di sungai. Namun, pencarian yang dilakukan hingga malam hari tidak membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan dari BPBD Tanbu, Basarnas, Polsek Batulicin, aparat desa, relawan, dan masyarakat. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria