Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Banjarmasin Adalah Hilirnya, Wajib Waspada Banjir Kiriman

izak-Indra Zakaria • 2024-01-18 11:22:12
PENGALAMAN BURUK: Banjir merendam Jalan Cempaka Putih, Banjarmasin Timur, pada Januari 2021 silam. (FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN )
PENGALAMAN BURUK: Banjir merendam Jalan Cempaka Putih, Banjarmasin Timur, pada Januari 2021 silam. (FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN )

 Banjir di Hulu Sungai Utara (HSU) terus meluas. Masyarakat Banjarmasin pun diminta mewaspadai ancaman banjir kiriman.

"Kabupaten-kabupaten tetangga itu hulunya, sedangkan Banjarmasin adalah hilirnya," kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Husni Thamrin, Selasa (16/1).

Husni menjelaskan, ada tiga penyebab banjir di Banjarmasin. Pertama air pasang, kedua hujan intensitas tinggi, dan terakhir banjir kiriman.

Dijelaskannya, Banjarmasin telah melewati puncak air pasang pada 12-15 Januari 2024 lalu.
Dampaknya adalah Jalan Hasan Basri, Jalan Jafri Zamzam, kawasan Basirih dan Kelayan terendam. "Tapi rob itu tidak berlangsung lama," ujarnya.

Walaupun puncaknya sudah dilewati, Husni masih khawatir dengan intensitas hujan. "Sesuai prediksi BMKG, puncak hujan di Kalsel terjadi pada bulan Januari," jelasnya. 

"Kalau ketinggian air melebihi 2,5 meter atau bahkan sampai 3 meter, itu sudah berbahaya. Hari ini terpantau 2,3 meter," sebutnya.

Dia meminta masyarakat berhati-hati. Jadikan banjir besar pada awal tahun 2021 sebagai pelajaran. Bantu pemko dengan tidak membuang sampah ke sungai dan gotong royong membersihkan drainase. "Sedia payung sebelum hujan," pesannya. (*)

Editor : izak-Indra Zakaria