Dua atlet karate Kabupaten Tanah Laut (Tala) meninggal, setelah sepeda motor yang dikendarai keduanya terlibat kecelakaan di jalan nasional di Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang, Sabtu (21/9) siang ketika dalam perjalanan menuju tempat latihan di Desa Kayu Abang.
Kapolres Tala, AKBP Muhammad Junaeddy Jhonny melalui Kasat Lantas Iptu Elfike Reputri mengatakan korban kecelakaan adalah ARR (15) dan MAP (12). “Keduanya berstatus pelajar dan beralamat sama di Jalan Purnawirawan Gang Damai, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari,” ucapnya Minggu (22/9).
Kedua korban merupakan kakak adik dan merupakan atlet karate yang cukup berprestasi. Elfike menerangkan, kedua korban berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah. Sepeda motornya bertabrakan dengan truk trailer warna biru yang dikemudikan Su (44) warga Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari.
“Laka tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 Wita di wilayah RT 005 Dusun 002 Desa Sungai Jelai,” katanya. Dikatakannya, kakak adik ini bergerak dari arah Kota Pelaihari menuju arah Banjarmasin dengan kecepatan tinggi. “Sesampainya di TKP, pengendara sepeda motor tersebut berupaya mendahului mobil minibus yang tidak diketahui identitasnya,” jelasnya.
Saat bersamaan dari arah berlawanan (Banjarmasin menuju Pelaihari) melaju satu unit mobil truk tronton. Dikarenakan jarak yang sangat dekat tabrakan pun pun tak bisa dihindarkan. “Akibatnya, pengendara roda dua mengalami luka di kepala, dada, dan kaki. Remaja ini meninggal dunia di lokasi,” ujar Kasat Lantas. Sedangkan sang adik, mengalami luka di kepala dan kaki. Juga menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian.
“Kemudian kedua korban laka dibawa ke RSUD Hadji Boejasin untuk penanganan lebih lanjut,” tutupnya. Keduanya telah dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat pada Sabtu (21/9) malam. (*)