Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

DPMPT Balikpapan akan Buka Mall Pelayanan Publik

Wawan-Wawan Lastiawan • 2020-10-01 11:16:35
Kepala Dinas DPMPT Kota Balikpapan Elvin Junaidi
Kepala Dinas DPMPT Kota Balikpapan Elvin Junaidi

BALIKPAPAN – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kota Balikpapan rencananya akan bekerjasama dengan beberapa dinas terkait lainnya dalam  sistem pelayanan publik. Dimana nantinya seluruh pelayanan akan dibuka dalam satu pintu.

Hal ini dibeberkan langsung oleh Kepala Dinas DPMPT Kota Balikpapan Elvin Junaidi, saat ditemui di kantor DPMPT, Selasa (29/9). Ia mengungkap, bahwa akan me-launching mall pelayanan public bertepatan HUT Kota Balikpapan, pada 10 Februari 2021 mendatang.

“Inshaa Allah, HUT Kota kita akan me-launching mall pelayanan public. Itu pelayanan akan digabung selain DPMPT di sini, akan ada tenant-tenant yang diisi oleh imigrasi, kantor pos, bank, BUMN, dan instansi-instansi vertikal lainnya, dan sebagainya,” jelasnya .

Lanjut dia, nantinya masyarakat dapat mendapat pelayanan cukup dalam satu gedung. Saat ini pihaknya sedang dalam tahap perancangan.

“Jadi target kita 10 Februari sudah bisa kami luncurkan. Saat ini sedang kami rancang, nanti di lantai satu dan dua bangunan ini akan kami buat seperti itu. Mungkin diawal tahun masih di lantai bawah yang beroperasi,” terangnya.

Dalam perancangannya, Elvin mengatakan, akan membuat pelayanan ini mudah bagi masyarakat. Salah satunya sistem antrian online yang juga dapat diakses dalam satu web.

“Ada rencana seperti itu. Karena melihat lahan parkir kami, ‘kan sedikit. Walaupun nanti bisa terbantu dengan Dishub (Dinas Perhubungan) dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup), tapi kami tetap memperhitungkan itu dengan membuat sistem antrian online itu,” kata Elvin.

Diharapkan saat nanti sistem antrian online itu diterapkan, akan berjalan sesuai rencana. Untuk mengantisipasi kepadatan dan mudah mengatur lahan parkirnya.

Untuk saat ini, ia menegaskan pihaknya masih dalam pembentukkan. Saat seluruh tenant tersebut telah bergabung, pihaknya akan melakukan sosialisasi.

“Saat ini belum (sosialisasi). Karena ‘kan belum terbentuk, ya. Ini juga lagi dibangun, tenant itu juga belum masuk,” ucapnya.

Dirinya mengaku sudah tiga kali melakukan pertemuan dengan beberapa kepala dinas lainnya terkait adanya penggabungan pelayanan tersebut. Sejauh ini, dari hasil perbincangan tersebut banyak menyambut secara positif rencana tersebut.

“Nanti (setelah launching) kami adakan sosialisasi,” ujarnya.  (rin/pro)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#Advertorial