SANGATTA - Kendati diguyur hujan, puluhan regu tetap semangat memeringati HUT ke-24 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dengan memamerkan penampilan adat di kegiatan Kirab Budaya yang dilaksanakan di Jalan Sudarso Sangatta Utara, pada Minggu (22/10).
Seperti diketahui, 45 regu ikut memeriahkan agenda ini. Pesertanya yang terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan paguyuban se-Kutim.
Kirab budaya ini yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim.
Turut dibuka oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Danlanal Kutim, Wakil Ketua 1 DPRD Kutim, Asti Mazar, Kepala-Kepala OPD, hingga elemen lain.
Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menyebut Kirab Budaya merupakan pagelaran yang menampilkan kekayaan budaya, seni, olahraga, dan kreativitas masyarakat yang menetap di kabupaten ini. Dia menegaskan kegiatan ini menjadi Pagelaran Warisan Adat.
"Kirab Budaya ini merupakan rangkaian dari HUT Kutim. Disini kita bisa melihat budaya, seni, olahraga, dan juga kreativitas keberagaman masyarakat di Kutim," ujarnya.
Ia juga mengatakan rentetan kegiatan terus digelar pasca berakhirnya Covid 19 yang sempat menerjang. Sejumlah kegiatan ia sebutkan, seperti perlombaan band, festival band, festival pop, lomba habsyi.
"Masih banyak lagi kegiatan lain. Seperti pameran expo di Graha Expo Bukit Pelangi, bahkan kegiatan-kegiatan olahraga. Kita lakukan ini berbeda setelah Covid 19 tidak ada lagi," bebernya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua 1 DPRD Kutai Timur (Kutim), Asti Mazar menyebut kendati diguyur hujan, peserta Kirab Budaya tetap tampil meriah. Bahkan, hal ini menarik animo masyarakat Kutim.
"Saya sangat mengapresiasi penampilan semua peserta yang sangat totalitas, bahkan bisa menarik masyarakat untuk menonton," ucap Asti.
Asti berharap seluruh masyarakat Kutim dapat mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya yang ada di kabupaten ini.
"Ini tugas kita bersama, untuk menjaga warisan budaya yang ada di daerah kita," tuturnya. (Adv/la)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan