Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bangkitkan Geliat Ekonomi Kreatif

rahman-Rahman Hakim • 2023-12-06 10:24:13
SUKSES DIGELAR: Kemeriahan Festival Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) Tahun 2023, yang telah berlangsung sukses dengan diisi penampilan dari beberapa musisi jazz lokal dan artis nasional seperti Mus Mujiono, Monita Tahalea, dan Hary Toledo.
SUKSES DIGELAR: Kemeriahan Festival Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) Tahun 2023, yang telah berlangsung sukses dengan diisi penampilan dari beberapa musisi jazz lokal dan artis nasional seperti Mus Mujiono, Monita Tahalea, dan Hary Toledo.

TANJUNG REDEB - Festival Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) Tahun 2023 telah berhasil menarik perhatian dari sejumlah pihak, khususnya warga Maratua.

Penampilan dari beberapa musisi jazz lokal dan artis nasional seperti Mus Mujiono, Monita Tahalea, dan Hary Toledo pun sukses menghibur para penonton yang menyaksikan secara langsung.

Dalam penyelenggaraan kali ini juga turut dihadiri dan dibuka oleh Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni. Sejatinya, event tahunan ini berlangsung sejak 24 hingga 26 November 2023.

Diakui Sri Wahyuni, festival MJDF ini sudah pernah masuk ke dalam kalender Internasional. Sebelumnya sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Pada kesempatan itu, ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan telah berkontribusi dalam menyukseskan festival MJDF yang telah memasuki tahun ke enam ini.

"Festival MJDF ini memang merupakan event yang berbeda. Karena di pagi hari wisatawan bisa menikmati wisata dari pulau ke pulau, kemudian pada malam harinya mereka bisa menikmati angin malam dengan iringan musik jazz," ujar Sri Wahyuni.

Di samping itu, yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dalm kemeriahan MJDF kali ini juga dirangkai dengan pelaksanaan Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tingkat Provinsi Kaltim. Sehingga masyarakat yang tergabung dalam Pokdawris dari 10 kabupaten/kota di Kaltim ini pun secara khusus hadir memeriahkan festival MJDF tersebut.

“Saya berharap festival MJDF tahun depan tidak berjalan sendiri, tetapi juga bisa digandeng dengan event-event lainnya. Bahkan, saya juga sudah berdiskusi dengan ibu bupati, ke depan kita akan menyelenggarakan ekowisata dunia yang kelasnya ASEAN dengan melibatkan 20 sampai 25 penyelenggara untuk membicarakan ekowisata Maratua," bebernya.

Sementara Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengucapkan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, para inisiator, promotor, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan terselenggaranya event bertajuk Maratua Jazz and Dive ini.

“Yang mana tentu saja diharapkan dapat membangkitkan geliat ekonomi kreatif di Kabupaten Berau sebagai salah satu wilayah penyangga ibu kota negara baru, khususnya dari sektor pariwisata,” ujar Juniarsih.

Perlu diketahui, bahwa Kabupaten Berau termasuk dalam Kawasan Strategi Pariwisata Nasional, menjadi Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional, dan tercatat memiliki 12 kampung wisata, 276 daya tarik wisata termasuk alam, buatan, budaya di darat dan di laut, serta 10 destinasi wisata unggulan, salah satunya Pulau Maratua.

Pulau Maratua adalah satu di antara gugusan pulau indah di lautan Bumi Batiwakkal. Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban bak permata raksasa yang sungguh mempesona, yang menyimpan beragam rupa kekayaan alam bawah laut, yang tidak banyak dijumpai di dunia.

“Inilah pulau paling utara di Nusantara, yang keberadaannya patut kita syukuri dengan mengelola dan menjaga kelestariannya dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Apalagi jika melihat potensi yang ada di pulau ini, baik potensi laut, keindahan pulau, serta kebudayaan masyarakatnya. Maratua bukan hanya terdepan secara tata letak, Maratua dan pulau-pulau di sekitarnya merupakan garda terdepan Kabupaten Berau dalam memikat kunjungan para wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Tentu dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, secara otomatis akan meningkatkan jumlah pendapatan yang akan diterima oleh pemerintah daerah maupun oleh warga masyarakat dan pelaku usaha yang terlibat langsung di sini,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, event Maratua Jazz and Dive Fiesta ini telah memasuki gelaran yang keenam. Hal ini menunjukkan, bahwa Maratua Jazz and Dive Fiesta adalah sebuah event yang telah mendapat apresiasi dari publik yang luas. Kehadirannya sebagai sebuah upaya memperkenalkan potensi keindahan alam yang dipadu dengan perhelatan musik Jazz telah mendapatkan tempat istimewa di hati para wisatawan.

“Kendati itu, kami menyambut baik terlaksananya event Maratua Jazz and Dive Fiesta 2023, sebagai sebuah event yang diharapkan dapat mencuri perhatian publik untuk berkunjung dan menikmati suasana alam Pulau Maratua, yang juga akan mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen kuat untuk memaksimalkan potensi kekayaan panorama surga alam Kabupaten Berau. Hal ini tercermin dalam salah satu misinya, yaitu program peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis pariwisata dan kearifan lokal.

“Kami sungguh menyadari, sektor wisata akan mampu menjadi sektor unggulan bagi Kabupaten Berau. Selama ini Kabupaten Berau memang terus berupaya memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga di masa yang akan datang, Berau tidak lagi semata bergantung pada sektor pertambangan sebagai sumber pendapatan terbesar,” tegasnya.

Di samping itu pihaknya juga melihat, sektor ekonomi kreatif ini mampu menciptakan ekosistem perekonomian rakyat yang cukup menjanjikan dan menyerap banyak tenaga kerja, mulai dari penyedia jasa layanan transportasi, agen perjalanan, pemandu wisata, kuliner, penginapan, hingga kerajinan tangan.

“Kami optimistis sektor pariwisata Kabupaten Berau kelak akan benar-benar mampu menjadi sektor andalan daerah, dibarengi dengan mulai menjamurnya fasilitas penginapan representatif, serta peningkatan kualitas layanan pariwisata yang dikelola oleh Disbudpar dan Kelompok Sadar Wisata setempat,” katanya.

Besar harapan bupati juga, gelaran Maratua Jazz and Dive Fiesta akan membangkitkan kreativitas dan semangat berkarya, generasi muda, membangkitkan jiwa-jiwa pengusaha untuk perekonomian daerah, mengenali potensi pada sumber daya alam menjadi peluang berkelanjutan, tumbuhnya iklim berusaha yang kompetitif, terciptanya nilai ekonomi yang bersumber dari ide dan inovasi masyarakat berbasis kearifan lokal.

“Serta menjadikan Kabupaten Berau semakin dikenal di Indonesia hingga mancanegara sebagai salah satu destinasi wisata berkualitas,” tutupnya.

Penggagas acara Maratua Jazz, Agus menambahkan, MJDF digelar pertama kali pada tahun 2015 sampai tahun 2019. Festival kali ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Mungkin pelaksanaan Maratua Jazz masih terdapat kekurangan. Semoga dengan adanya festival ini bisa mengangkat ekonomi masyarakat sekitar," pungkasnya. (mar/sam/adv)

Editor : rahman-Rahman Hakim
#ADV PEMKAB BERAU 2023