BALIKPAPAN – Kampung Wisata Warna-Warni Teluk Seribu terus melakukan pembenahan dan pembaharuan. Kali ini dilakukan penambahan tempat atau spot tambahan untuk berselfie bagi para pengunjung. Namun, bukan menambah lukisan tiga dimensi (3D) yang telah ada sebelumnya, melainkan pembuatan gazebo, tulisan Manggar Baru yang menyala saat malam hari, dan patung atau miniatur ikan.
Lurah Manggar Baru, Asih Joko Suyono mengatakan, pengerjaan fasilitas tambahan di Kampung Warna-Warni merupakan proyek dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kaltim. Sehingga pihak kelurahan hanya sebatas melakukan monitoring.
“Ini pengerjaannya sudah sekitar 8 bulanan, ini tinggal finishing. Tapi telah ramai orang-orang berdatangan, terlebih tulisan Manggar Baru menyala saat malam hari,” kata Asih Joko Suyono saat ditemui disela-sela meninjau Kampung Warna-Warni, kemarin (3//1).
Asih Joko menerangkan, adanya tulisan Manggar Baru yang menyala dan fasilitas tambahan lainnya, menjadi daya tarik. Jadi tak hanya dapat menikmati lukisan 3D yang telah terdapat sebelumnya. Dengan terus adanya kunjungan warga luar lingkungan ke kawasan itu, tentu bisa juga meningkatkan perekonomian warga sekitar.
“Saya saja sudah tinjau saat malam hari. Bahkan telah berfoto dengan latar tulisan Manggar Baru yang menyala itu,” sambungnya.
Dirinya menambahkan, untuk pengelolaan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Manggar Baru. Tapi, pihaknya, mengupayakan untuk memasukkan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mitra perusahan yang ada.
“Nanti di atas patung ikan itu ada atapnya, kami akan menggunakan dana CSR untuk pembuatannya. Kemungkinan nanti ada panggung, sehingga bisa ada event yang positif yang dilakukan oleh pemuda-pemudi maupun warga,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga RT 3 Manggar Baru, Marlina mengakui, untuk jumlah pengunjung Kampung Warna-Warni di tahun 2018 mengalami penurunan dibandingkan sesaat usai diresmikan 2017 lalu. “Berharap dengan rampungnya fasilitas tambahan itu, dapat kembali menarik kunjungan wisatawan. Soalnya sekarang sudah agak berkurang orang datang untuk berselfie dengan lukisan 3D. Sangat berbeda dengan saat dulu baru-barunya diresmikan,” ujar Marlina. (wal/cal)
Editor : amir-Amir KP