Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Beli HP Pakai Uang Palsu

adminbp-Admin Balpos • 2019-02-04 11:50:37
-BARANG BUKTI: Printer dan peralatan lain yang dipakai Andi Arbain untuk mencetak uang palsu mata pecahan Rp 100 ribu.
-BARANG BUKTI: Printer dan peralatan lain yang dipakai Andi Arbain untuk mencetak uang palsu mata pecahan Rp 100 ribu.

BALIKPAPAN-Ingin cepat kaya tapi menghalalkan segala cara. Dua warga Balikpapan Timur, Suganda Iwan Purwanto (27) dan Andi Arbain (47) menjadi orang kaya secara singkat. Keduanya memiliki ratusan lembar uang pecahan Rp 100 ribu untuk dihabiskan membeli barang kesukaannya. Namun kekayaan singkat yang didapat itu rupanya hasil dari mencetak uang palsu (upal). Kasus ini berhasil diungkap kepolisian berkat laporan salah satu korban bernama Rifa'i yang menjual HP merk Advan melalui media sosial. HP milik warga Jalan MT Haryono RT 12  Kelurahan Damai Baru, Balikpapan Selatan ini ditaksir oleh Suganda seharga Rp 3 juta. Akhirnya mereka bersama-sama membuat janji ketemuan untuk transaksi jual beli di depan perusahaan PT Haliburton pada Jumat (1/2) sekira pukul 17.00 wita.

Tanpa curiga pertemuan berjalan seperti biasanya. Suganda melihat-lihat kondisi HP Rifa'i hingga akhirnya ditemui kata sepakat. Suganda memberikan uang Rp 3 juta, namun sesampainya di rumah, korban merasa curiga dengan bentuk fisik uang yang diberikan tadi. Nomor seri yang tertera di uang tersebut semuanya sama. Korban lantas melaporkan ke Mapolsek Balikpapan Timur sekira pukul 20.00 wita. "Dan benar setelah dicek lagi sama petugas, memang itu uang palsu," tandas Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta didampingi Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat kemarin (3/2).

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Balikpapan Timur bergerak cepat. Tak sampai 24 jam, polisi berhasil menangkap Suganda di kawasan Balikpapan tak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara). Pelaku langsung digiring ke Mapolsek Balikpapan Timur dan diinterogasi. Dari hasil pemeriksaan awal, upal tersebut didapat Suganda dari pria yang baru dikenalnya yakni Andi Arbain. Tanpa butuh waktu lama, polisi lantas menjemput pelaku kedua di kediamannya di Jalan Manggar Baru RT 07 No 3, Kecamatan Balikpapan Timur.

"Saat dilakukan pemeriksaan di rumah tersangka kedua diperoleh barang bukti di antaranya komputer, printer, 3 botol tinta, pisau cutter kemudian uang palsu sebanyak 175 lembar pecahan Rp 100 ribu yang sudah dipotong dan siap edar. Kemudian ada uang palsu sebanyak 67 lembar yang belum terpotong. Itu tiap lembarannya ada 4 kotak," terang Makhfud.

Lebih lanjut Makhfud mengungkapkan, Andi Arbain bekerja di percetakan undangan. Sehingga keahlian dalam mendesain serta mencetak uang mirip seperti aslinya. 

Saat ditanya mengenai peredaran upal yang sudah dibelanjakan oleh kedua pelaku, Makhfud mengatakan pihaknya masih mendalami hal tersebut. Termasuk apa ada kaitannya dengan unsur politik uang jelang pemilu 2019. Pihaknya masih mendalami apa tujuan pelaku serta bahan yang didapat.

"Itu masih kami dalami, dimana dia menghabiskannya dan untuk apa aja. Termasuk soal serangan fajar, masih kami dalami," ujarnya.

Makhfud mengatakan, tersangka pertama yakni Suganda disangkakan Pasal 245 KUHP dan pasal 26 ayat 1 , 2 , 3 jo pasal 36 ayat 1 , 2 , 3 dan pasal 27 ayat 1 jo psal 37 ayat 1 UU no 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

Sementara itu untuk Andi Arbain disangkakan Pasal 244 KUHP dan pasal 26 ayat 1 , 2 , 3 jo pasal 36 ayat 1 , 2 , 3 dan pasal 27 ayat 1 jo psal 37 ayat 1 UU No.11 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman yang sama yakni 15 tahun penjara. (yad/yud)

NOTE : 

Barang Bukti

 

a.disita dari tersangka I : 

- 1 unit HP merk Advan

- 30 lembar uang palsu pecahan Rp.100.000,- dengan total keseluruhan Rp.3.000.000,- 

 

b. Disita dari tersangka II :

- 1 Unit CPU

- 1 Unit monitor komputer

- 3 botol tinta printer

- 1 buah setrika listrik 

- 1 buah Flashdisk 

- 1 buah pisau cutter

- 2 buah penggaris besi

- 157 lembar uang palsu pecahan Rp. 100.000,- 

- 67 lembar kertas cetakan uang palsu dengan tiap lembar berisikan 4 lembar cetakan uang palsu ( belum terpotong )

Editor : adminbp-Admin Balpos