BALIKPAPAN - Seiring membaiknya kondisi perekonomian, penerima bantuan sosial non tunai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) bisa hidup sejahtera dan mandiri. Maka itu banyak peserta PKH yang mengajukan untuk keluar dari penerima PKH.
Hal ini menunjukkan bahwa PKH telah berhasil membawa perubahan kehidupan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari sebelumnya rentan miskin atau miskin, sekarang ini telah menjadi sejahtera dan mandiri.
"Melalui program kementerian sosial, banyak PKH yang merasa terbantu, karena dari bantuan yang diterima semua bisa sukses membuka usaha," kata Supervisor PKH Subejo.
Kali ini berawal dari kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) pada bulan kemarin yang dilaksanakan oleh pendamping PKH Rahayu setiap bulan. Selesai kegiatan, salah satu peserta PKH Kasmawati mengajukan pengunduran dirinya dari kepesertaan PKH.
"Kasmawati kepesertaan PKH tahun 2018. Ia mendapatkan bansos non tunai PKH terhitung dari komponen anak balita dan anak sekolah. Yang beralamat di Jalan Dahor RT 54 Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat," ucap Subejo.
Supervisor PKH, bersama pendamping PKH dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Baru Ilir
Salasiah mendatangi langsung ke rumah peserta PKH untuk mengecek kondisi dari Kasmawati.
"Kami pun bersama-sama menyaksikan penyataan Kasmawati untuk keluar dari peserta PKH karena sang suami sudah mendapatkan pekerjaan di kapal tanker Pertamina. Gaji yang didapat pun cukup untuk memenuhi kebutuhannya," ungkap Pendamping PKH Rahayu.
Suaminya baru bekerja awal Mei lalu, sebelumnya menjadi buru lepas dan dirinya hanya berkerja sebagai ibu rumah tangga. Kasmawati pun bersyukur berkat ketekunan suaminya, akhirnya ia memiliki pekerjaan tetap.
Atas keputusan KPM PKH yang berada di wilayahnya Salasiah sangat senang karena banyak peserta PKH yang keluar dari PKH karena sudah mandiri dan merasa mampu. Semua jerih payah yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil baik.
"Tidak lupa juga karena hasil dari peranan pendamping PKH yang tak henti-hentinya memberikan motivasi kepada KPM PKH," pungkasnya. (may)
Editor : adminbp-Admin Balpos