Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

uki-Berau Post • 2019-03-19 12:45:09

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus dugaan korupsi Pengadaan Kapal Pariwisata Berau, usai menyampaikan pembelaannya pada sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Tipikor, Samarinda, kemarin (18/3).

Penasihat Hukum (PH) kedua terdakwa, Robert Wilson Berlyando keberatan atas tuntutan kliennya yang dituntut 1,5 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang pembacaan penuntutan yang digelar pekan lalu.

Dalam membacakan pembelaan terhadap kliennya, penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan terdakwa Ardiansyah dan Roberto dari hukuman.

“Kami keberatan dengan tuntutan itu, karena menurut kami, klien kami ini bukan pelaku sebenarnya yang harus bertanggungjawab. Namun, tentu keputusan itu kami serahkan sepenuhnya kepada majelis hakim,” ujarnya.

“Yang jelas, kami tetap berkeyakinan bahwa klien kami tidak akan dikenakan sanksi pidana,” sambung Wilson.

Ia juga mengatakan, pihak JPU pasti akan menjawab (replik) secara tertulis atas pledoi tersebut pada sidang berikutnya yang akan kembali digelar pekan depan. Sementara itu, JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau yang diupayakan untuk diminta keterangannya, belum memberikan konfirmasi setelah beberapa kali dihubungi media ini, kemarin (18/3).

Pada sidang pembacaan penuntutan sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Ardiansyah dan Roberto dengan hukuman 1,5 tahun penjara, dan denda sebesar Rp 50 juta, subsider 3 bulan kurungan kepada kedua terdakwa.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Berau, Mosez Manullang mengatakan tuntutan tersebut berdasarkan fakta persidangan. “Pada intinya tuntutan yang kita bacakan sudah sesuai semua dengan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan,” ujar dia.

“Menurut kami ada potensi kerugian negara, meski uang kerugian tersebut sudah dititipkan. Tapi dalam hal ini negara dirugikan,” sambung Mosez. (mar/asa)

 

Editor : uki-Berau Post
#hukum