Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemkab Usulkan Rp 541,5 Miliar

uki-Berau Post • 2020-10-23 20:09:54
PERSIAPAN PORPROV: Stadion Olympic Mini Teluk Bayur menjadi venue utama Porprov 2022. Sementara proses pembangunan stadion ini sudah mencapai 35 persen.
PERSIAPAN PORPROV: Stadion Olympic Mini Teluk Bayur menjadi venue utama Porprov 2022. Sementara proses pembangunan stadion ini sudah mencapai 35 persen.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengusulkan anggaran sebesar Rp 541,5 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang yang dihelat di Bumi Batiwakkal.

Ketua KONI Berau, Al Hamid, melalui Wakil Ketua KONI La Ode Ilyas, mengatakan dari total usulan tersebut, Rp 156 miliar diperuntukkan untuk pembangunan atau pengadaan sarana dan prasarana olahraga pendukung. Kemudian Rp 385,5 miliar diperuntukkan membangun prasarana olahraga dan infrastruktur penunjang lainnya untuk pendukung pelaksanaan Porprov. “Anggaran tersebut sudah diusulkan Pemkab Berau ke provinsi melalui Bantuan Keuangan (Bantkeu) tahun anggaran 2020 perubahan atau tahun anggaran 2021,” jelas La Ode, kemarin (22/10).

Menurutnya, usulan anggaran untuk membangun venue serta sarana dan prasarana pendukung telah sesuai hasil diinventarisasi KONI Berau. Sementara, infrastruktur penunjang pelaksanaan porprov diusulkan berdasarkan hasil inventarisasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. “Jadi tugas kami yang menginventarisir, baik itu dari KONI maupun PU. Kemudian pengusulan anggarannya melalui pemkab,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya masih menunggu kejelasan atas usulan anggaran yang sudah diajukan itu. Karena itu, ia berharap pemprov segera menjawab agar bisa diketahui dan dapat diantisipasi jika ada perubahan angka dari yang diusulkan. “Tapi harap kami anggaran yang diusulkan dapat disetujui sesuai angka yang diusulkan pemkab,” imbuhnya.

Diakui La Ode, sejauh ini, anggaran yang sudah terealisasi baru untuk pengadaan Stadion Olympic Mini Teluk Bayur yang kini pembangunannya sudah berjalan. Total anggaran yang dibantukan dari APBD Berau sebesar Rp 50 miliar melalui program sistem multiyears contract (MYC). “Sementara ini anggaran yang terealisasi baru untuk stadion,” katanya.

Namun, di luar dari usulan, juga sudah terealisasi sebesar Rp 10 miliar untuk pengadaan peralatan tanding yang bersumber dari bantuan provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Diapora) Berau. “Peralatan sudah cair duluan, tapi itu di luar dari usulan anggaran pemda itu,” jelasnya.

Sementara lahan pembangunan stadion mini yang saat ini mulai dibangun di atas lahan seluas 4 hektare itu, selain didukung dari APBD Berau, juga mendapat suntikan dana dari APBD Kaltim kurang lebih Rp 12 miliar. Anggaran itu untuk membangun akses masuk menuju stadion.

“Saat ini progres pembangunan stadion sudah mencapai sekitar 35 persen pengerjaan,” terang Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemukiman Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi (P3BJK), DPUPR Berau, Ismiyanto.

La Ode menjelaskan, pengerjaan stadion mini sudah dimulai sejak 10 Maret. Dengan luas lahan sekitar 4,4 hektare, dibangun lapangan bola seluas 68x100 meter. Kemudian jumlah lintasan 7x1,2 meter dengan panjang minimal 400 meter. Lalu kapasitas tribun yang akan dibuat untuk 3.018 tempat duduk. Terdiri tribun VIP 986 tempat duduk dan umum 2.032 tempat duduk.

“Bukan hanya itu, untuk area parkir kita juga buat untuk mobil, motor bisa mencakup hingga ratusan unit. Juga bus 10 unit dan sepeda yang bisa menampung hingga 50 unit,” katanya.

Permasalahan sejauh ini, disebutnya yakni adanya perluasan lahan perlu penyesuaian ulang secara teknis terhadap letak stadion. Selain itu, saat ini masih dihadapkan dengan status bencana Covid-19 hingga batas yang tidak ditentukan, sehingga pihaknya sementara memfokuskan untuk pekerjaan pematangan lahan dulu. Guna meminimalisasi terjadinya kerumunan pekerja. “Targetkan selesai Juli 2021 mendatang,” imbuhnya. (mar)

Editor : uki-Berau Post
#Seputar Berau