Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Merah Putih Berkibar di Laut Derawan dan Maratua

uki-Berau Post • Kamis, 19 Agustus 2021 - 04:03 WIB
DI BAWAH LAUT: Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia sukses dilaksanakan di bawah laut perairan Pulau Maratua.
DI BAWAH LAUT: Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia sukses dilaksanakan di bawah laut perairan Pulau Maratua.

TANJUNG REDEB - Meski diguyur hujan dan masih situasi pandemi Covid-19, upacara HUT ke-76 Kemerdekaan RI tetap digelar di halaman kantor bupati Berau, Selasa (17/8). Dari jumlah peserta, upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI tahun ini pun berbeda dari tahun sebelumnya.

Pelatih Paskibra Berau, Serka Musyadi mengakui, karena masih pandemi Covid-19, petugas pengibaran Bendera Merah Putih pun dibatasi, yakni 8 orang tanpa formasi lengkap.

“Karena situasi pandemi, jadi  yang ditugaskan hanya 8 orang pasukan pengibar bendera,” ujarnya saat ditemui usai upacara.

Diakui Serka Musyadi, meski pasukan terbatas, tak membuat dirinya bersama tim patah semangat untuk mengerahkan kemampuan dan memberikan penampilan terbaik. “Formasi yang digunakan pasukan pengibar bendera tahun ini yakni formasi Kepala Garuda,” terangnya.

Disebutkan Serka Musyadi, arti dari formasi Kepala Garuda itu  melambangkan keberuntungan. Sehingga harapannya suatu saat nanti, para petugas pengibar bendera ini bisa menjadi pemimpin di masa mendatang.

Sementara itu, menurut Bupati Berau, Sri Juniarsih, makna dari kemerdekaan adalah kebebasan hak yang melekat pada diri seorang warga negara. Sehingga dalam kesempatan itu, ia mengingatkan dalam melaksanakan hak-hak kemerdekaan, tentunya harus diiringi dengan kontrol dari diri masing-masing. 

Selain di Tanjung Redeb (ibukota Kabupaten Berau),  pengibaran Bendera Merah Putih juga sukses terlaksana di perairan Pulau Maratua. Diakui Kapolsek Maratua IPTU Iwan Purwanto, upacara pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut dalam rangka Dirgahayu ke-76 Republik Indonesia juga berjalan dengan sempurna. "Tepat pukul 12.00 Wita, bertempat di salah satu resort Kecamatan Maratua, pengibaran bendera merah putih di bawah laut Maratua berjalan lancar," jelas Iptu Iwan. 

Pengibaran Bendera Merah Putih ini turut melibatkan angkatan laut, UPBU Maratua, UPT Dermaga Maratua, dan juga tiga guide penyelam dari karyawan resort. "Saya turut mengapresiasi dan bangga atas kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut ini. Tentunya dengan dukungan pihak-pihak yang terlibat. Harapannya semoga giat ini bisa kembali dilakukan setiap tahun, sebagai bentuk partisipasi dalam mengisi kemerdekaan, dan menumbuhkan jiwa nasionalisme," tuturnya. 

Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, juga dilaksanakan aparat Polsek Pulau Derawan dan personel Pos TNI Angkatan Laut (AL) di perairan Pulau Derawan.

Pengibaran Bendera Merah Putih ini dilakukan langsung oleh Kapolsek Pulau Derawan, Iptu Ridwan Lubis, dan Danpos AL, Letda Heri. Pengibaran di tengah laut ini merupakan pertama kali dilaksanakan, meskipun di bawah guyuran hujan.

Menurut Iptu Ridwan Lubis, pengibaran Bendera Merah Putih ini diikuti oleh masyarakat Tanjung Batu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Pulau Derawan, relawan, sertan para atlet layar. "Tidak ada kendala berarti. Ini perdana kita laksanakan di tengah laut,” ujarnya.

Ia melanjutkan, karena di tengah pandemi, tidak seluruh masyarakat bisa ikut bergabung. Tetapi masyarakat diminta untuk bersikap sempurna selama 3 menit saat detik-detik proklamasi. Ini bertujuan untuk menghormati jasa para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekakan Indonesia.

Semua ikut sikap sempurna, baik masyarakat, nelayan. Bahkan penjaga perbatasan masuk ke Tanjung Batu. Semua aktivitas dihentikan,” paparnya.

Sementara itu, pemimpin upacara, Danpos AL Tanjung Batu, Letda Heri mengatakan, pihaknya melakukan kegiatan ini secara mendadak karena untuk di Tanjung Batu tidak dilaksanakan kegiatan upacara resmi. Untuk menghindari kerumuman massa, pihaknya berinisiatif menggelar di tengah laut.

“Iya cuaca hujan sejak subuh. Namun pengibaran bendera tetap kami laksanakan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pada saat pengibaran Bendera Merah Putih ini, gelombang cukup tenang dan angin berhembus sedikit kencang. Hal ini, menurutnya, memudahkan bagi atlet layar untuk bergerak di titik kumpul pengibaran. "Ini perdana kita laksanakan, karena memang di kecamatan tidak ada upacara. Karena situasi masih pandemi,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, melalui momen HUT kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini, ia berharap agar seluruh elemen masyarakat bisa bangkit dari keterpurukan dampak pandemi Covid-19 ini. Dan juga sinegritas TNI Polri terus terjaga. “Kita berharap, agar Indonesia bisa segera pulih dari pandemi ini,” pungkasnya. (mar/hmd/har)

Editor : uki-Berau Post
#Seputar Berau