TANJUNG REDEB – Masuk musim pancaroba, nelayan di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- kesulitan menangkap ikan. Hal itu dijelaskan Kepala Bidang Tangkapan dan Nelayan Usaha, Dinas Perikanan Berau, Jen Mohamad.
“Biasanya musim pancaroba ini dimulai pada bulan Agustus, tapi menurut informasi bahwa di bulan ini (Juni, red) cuaca juga sudah cenderung hujan,” ujarnya kepada awak media, Jumat (3/6).
Namun disebutnya, saat ini pihaknya belum bisa menunjukkan data terkait penurunan jumlah tangkapan para nelayan. Jajarannya juga masih melakukan pendataan.
“Data belum valid, karena dalam waktu dekat ini akan kita rapatkan juga untuk data-data validnya. Yang jelas memang mengalami penurunan,” katanya.
Menurutnya, penurunan jumlah tangkap ikan karena banyaknya nelayan yang tidak bisa melaut akibat cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. “Cuaca tidak menentu, sehingga nelayan memang diimbau agar tidak mencari ikan ke tengah laut dahulu, jika sudah terlihat awan hitam,” jelasnya.
Meski jumlah tangkapan ikan menurun, namun dirinya belum menerima laporan baik di pasar tradisional yang mengeluhkan langkanya stok ikan. “Meski mengalami penurunan kita belum menerima kabar adanya kekosongan stok ikan,” tandasnya. (aky/sam)
Editor : uki-Berau Post