TANJUNG REDEB - Aksi pencurian sarang burung walet menjadi atensi besar Kapolsek Gunung Tabur, Iptu Amin. Diakuinya, kasus tersebut menjadi hal yang cukup menonjol selama dirinya menjabat sejak satu bulan lalu.
“Saya kurang tahu jumlah pastinya berapa pengungkapan kasus sarang butung walet, tetapi yang pasti itu yang masih menonjol,” katanya, kemarin (26/9).
Untuk mengatasi hal ini, pihaknya pun melakukan patroli keliling bersama anggota untuk menekan terjadinya gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. “Untuk saat ini saya masih memerintahkan anggota untuk tetap rutin melakukan patroli terlebih dahulu,” ujarnya.
Selain itu, saat ini pihaknya juga masih melakukan sosialiasi untuk menekan terjadinya kasus pencurian sarang burung walet tersebut. “Karena para pencuri sarang burung walet ini melakukannya pasti tidak sendiri melainkan melakukannya lebih dari dua orang,” sambungnya.
Namun tak cuma itu, sebagai kecamatan lintas provinsi, tentu pihaknya juga rutin melakukan patroli untuk menekan terjadinya peredaran narkotika di wilayah hukumnya tersebut. “Tidak lupa, narkoba juga menjadi atensi pimpinan. Karena Kecamatan Gunung Tabur adalah kecamatan pelintas, sehingga kita juga tetap rutin menggelar razia,” jelasnya.
Sehingga, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Gunung Tabur jika melihat atau mencurigai adanya aksi pelanggaran hukum bisa segera langsung melapor ke Mapolsek Gunung Tabur. “Anggota selalu ada di pos penjagaan, jika ada yang mencurigakan segera datang dan kita akan lakukan penyelidikan,” katanya.
Dia juga berpesan kepada masyarakat khususnya para pemuda, untuk tidak melakukan aksi yang melanggar hukum. Pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan jika ada masyarakat yang mengganggu Kamtibmas. (aky/sam)
Editor : uki-Berau Post