TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau gencar meningkatkan produksi pertanian. Salah satu upayanya dengan memberikan bantuan berupa Pupuk Hayati Cair (PHC) kepada para kelompok tani.
Pupuk tersebut dinilai mampu meningkatkan produksi pertanian organik tanpa menggunakan pupuk kimia.
Kepala Seksi Pupuk dan Pestisida, Distanak Berau, Bambang Sujatmiko menerangkan, Distanak Berau akan mendorong para petani agar tetap menggunakan pupuk organik. Hal tersebut juga selaras dengan pemerintah pusat yang telah mengeluarkan bantuan PHC jenis Mujemuk Puncamadu.
“Sehingga saya yakin dengan adanya hal ini mampu mendukung produktivitas tanaman pangan para petani. Terlebih pemerintah pun telah mengeluarkan bantuan berupa pupuk cair tersebut,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.
Ia memaparkan kurang lebih 88.367 liter pupuk cair telah dibagikan pihaknya kepada para kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan di Bumi Batiwakkal sebutan Kabupaten Berau. Di mana, pupuk ini dikatakan Bambang, memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan pupuk anorganik, sintetik atau kimiawi.
Salah satu keunggulannya dalam jangka panjang dapat menjaga potential of hydrogen (pH) tanah sebagai unsur hara. “Secara fisik juga dapat lebih menggemburkan tanah dan mampu meningkatkan produktivitas,” ungkapnya.
Ia berharap agar pupuk ini dapat membantu petani. Pihaknya juga terus melakukan dukungan terhadap petani mengingat di Kabupaten Berau memiliki potensi pertanian maupun perkebunan yang mumpuni. "Ini bisa membantu para petani, jadi petani tidak lagi bergantung pada pupuk kimia saja," paparnya.
Kemudian, adanya bantuan ini dinilai dapat mengurangi beban para petani di Kabupaten Berau. Lebih penting lagi para petani bisa mengurangi bahan kimia untuk menjaga produksinya.
"Karena dengan menggunakan bahan kimia juga tidak sehat, semoga saja dengan adanya bantuan ini dapat mengurangi pemakaian kimia pada hasil pertanian di Berau," tandasnya.(aky/arp)
Editor : uki-Berau Post