TANJUNG REDEB - Sebagai salah satu pemerataan wilayah dan membuka kawasan ekonomi baru, penuntasan pendukung Pelabuhan Mantaritip masuk dalam beberapa proyek yang dilelang dini.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Benny menuturkan, pada tahun ini lanjutan pembangunan jalan masuk menuju pelabuhan akan dilanjut.
“Iya, alhamdulillah akan dilanjut. Ini masuk pekerjaan yang dilelang cepat akhir tahun lalu dan selesai,” ujarnya, Minggu (7/1).
Lanjutan pembangunan sendiri mendapatkan pagu anggaran senilai Rp 14,03 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang masuk pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau murni 2024 ini.
Pelaksanaan ini akan mendukung percepatan pembangunan pada tahun berjalan ini. “Masuk lelang dini, dan dari DAK pendanaannya,” ujarnya.
Lanjutnya sendiri berlokasi di jalan masuk menuju Pelabuhan Mantaritip. Posisinya setelah masuk dari Jalan Poros Tanjung Redeb-Bidukbiduk menuju pelabuhan. Pekerjaan ini melanjutkan jalan yang sebelumnya sudah mendapatkan pengerasan. “Sisi kiri (jalan) sudah berigid ke arah jembatan, itu yang dilanjutkan untuk tahun ini,” terangnya.
Meski lelang sudah selesai, namun pekerjaan diprediksi baru akan dimulai pada akhir Januari atau awal Februari 2024. Sebab pihaknya masih melakukan beberapa rangkaian sebelum pekerjaan dimulai.
“Kalau sudah selesai kita berkontrak, kalau Januari ini sudah berkontrak, bisa segera dimulai,” ujarnya.
Lanjutan ini berupa pengecoran jalan pada sisi kiri saja. Sebab, jalur menuju pelabuhan Mantatirip terdiri dari dua jalan. Panjang penanganan dikatakan Benny sekitar kurang lebih 1,1 km dengan lebar jalan 7 meter termasuk bahu jalan dengan skema pekerjaan pengecoran.
“Nanti kami akan melaksanakan Pre Constraction Meeting (PCM), di sana nanti kita bahas tahapannya,” ujarnya.
Selain menunggu beberapa proses lagi, juga menunggu lelang jasa konsultan proyek ini selesai sehingga pekerjaan bisa dimulai bersamaan. Pemenang lelang adalah CV Anginmewa dengan penawaran terverifikasi dan terendah dengan nilai Rp 13,4 miliar.
Terpisah, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Jimmy Arwi Siregar menuturkan, terkait lelang Jasa Konsultan Pengawasan Jalan Pelabuhan Mantirtip masih dalam proses dengan status menunggu penawaran.
Pada proses lelang paket pengawasan jalan pelabuhan mantaritip ini menggunakan metode pemilihan prakualifikasi, namun untuk konstruksi menggunakan pemilihan pascakualifikasi. Sehingga proses lelang pada jasa konsultan menjadi lebih panjang dibanding konstruksi.
“Jadi tahapanya evaluasi prakualifikasi dulu terhadap yang mendaftar sejumlah 11 peserta, kemudian ditetapkan daftar pendeknya sehingga yang dinyatakan lulus ada 3 penyedia,” terangnya, Minggu (7/1).
Ketiga pemenang adalah CV Bina Cipta Consuktant, CV RR Architecture dan CV Atshyr Teknik Konsultan. Kemudian dijelaskan Jimmy, ketiga penyedia yang dinyatakan lulus telah diundang untuk menyampaikan penawaran teknis dan biaya untuk kemudian di evaluasi untuk penetapan pemenang.
“Sesuai jadwal, maka penetapan pemenang pada tanggal 10 Januari dilanjutkan masa sanggah 5 hari kalender, maka surat penetapan pemenang barang jasa dapat mulai diterbitkan sejak ditanggal 16 Januari mendatang,” pungkasnya. (*/sen/sam)
Editor : izak-Indra Zakaria