BONTANG – Pada 2018, empat sumur deep well milik PDAM mengalami kerusakan. Produksi air berkurang 120 liter per detiknya. Kini perbaikan sudah rampung. Sebanyak 4.000 pelanggan pun bisa bernapas lega. Satu sumur sudah diperbaiki dan mulai memproduksi 40 liter per detiknya.
Direktur PDAM Tirta Taman, Suramin mengungkapkan sumur DW Kanaan II mengalami kerusakan sejak Februari 2018. Setelah dilakukan kajian termasuk foto sumur bagian dalam ternyata masih berpotensi produksi air bawah tanah. PDAM pun mengusulkan pembangunan sumur di lokasi yang sama pada APBD Perubahan 2018.
"Alhamdulillah awal November sudah mulai perbaikan dan awal tahun ini sudah selesai," jelas Suramin yang didampingi Manager Pemasaran Budi Hartono sambil meninjau air yang keluar dari sumur DW Kanaan II, Rabu (9/1).
Dalam dua hari ini, pihaknya bakal melakukan pumping test dilanjutkan commisioning test, dengan target hari Sabtu atau Minggu sudah bisa masuk ke jaringan WTP Bhayangkara untuk diolah dengan kapasitas 40 liter perdetik. Hal ini, bisa mengurangi tingkat keluhan pelanggan karena bertambah 40 liter per detik dari pasokan air baku. “Kami juga sudah presentase dan 2019 kami dibantu tiga sumur dengan anggaran Rp 7,5 miliar,” ujarnya.
Pembangunan sumur baru mulai dari DW I Kanaan, DW I Bhayangkara dan di wilayah Bontang Selatan. Suramin mengaku masih ada satu permasalahan di wilayah Loktuan. Harapannya, APBD Perubahan 2019 bisa mengakomodasi sumur baru.
Sumur DW II Kanaan, mengalami kerusakan konstruksi di kedalaman 190 meter yang disebabkan dari kandungan zat kimia yakni Fe sangat tinggi. Sehingga bisa memutus umur sumur yang biasanya mencapai 20 tahun, ini hanya 15 tahun akibat pipa yang berkarat. “Tapi kandungan bawah tanah atau aquifer-nya masih memungkinkan untuk diproduksi,” terang Suramin.
Sumur yang dibangun dengan anggaran Rp 2,2 miliar bisa selesai dalam waktu dua bulan melalui OPD terkait yakni DinasPU-PRK Bontang. Menurut Suramin penyelesaiannya sesuai dengan target. Maka wilayah Tanjung Limau akan mengalami perubahan kenaikan pelayanan. “Memang belum maksimal,” imbuhnya.
Adapun kedalaman sumur DW II Kanaan yakni 232 meter dengan pompa gantung di 75 meter.
Sebelumnya diberitakan PDAM Tirta Taman Bontang mengalami kendala teknis dengan kerusakan 4 sumur deep well (DW). Tiga sumur rusak akibat kandungan Fe-nya tinggi yang normalnya 2 ppm, yang terjadi mencapai 8-15 ppm.(mga/far/k18)
Editor : wahyu-Wahyu KP