Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tewas Tersetrum saat Pasang Baliho

octa-Octa • 2019-01-10 11:23:26

SAMARINDA–Suara letupan memekakkan telinga, selepas petang, kemarin (9/1), membuat heboh warga sekitar Jalan Perniagaan, Segiri. Suara berasal dari atap sebuah rumah toko (ruko) dua lantai. Setelah dicek, ternyata ada Agus Wardono yang tubuhnya terbujur kaku karena tersetrum.

Menurut informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, Agus bersama dua rekannya hendak memasang baliho. Namun, tersengat listrik saat menyenggol kabel yang melintang di dekat tempatnya beraktivitas. Terpapar tegangan tinggi, dia pun tewas di tempat dengan luka hangus di betis kanan.

Menurut penuturan Darmawan, saksi yang melintas di dekat tempat kejadian, percikan api muncul dari tangkai lampu besi yang dibawa Agus. Tangkai itu mengenai kabel kemudian menghantarkan listrik ke kaki kanannya. Momen itu menghasilkan percikan api, disusul suara letupan dan kepulan asap putih. Percikan api sempat membesar hingga membakar sebagian ruko yang terbuat dari kayu.

“Saat api membesar, ada dua orang panik lari keluar bangunan,” tutur Darmawan. Beruntung, tidak lama kemudian, api padam dengan sendirinya. Petugas pemadam dari posko satu yang telanjur datang lantas berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan aliran listrik kawasan itu.

Dua orang tersebut adalah Tomy dan Sigit, rekan Agus. Saat Agus bekerja, mereka hanya menunggu di bawah, agar bisa bekerja sewaktu-waktu Agus memerlukan tambahan material.

Tidak lama kemudian, relawan mengevakuasi tubuh korban dari atap ruko. Jasadnya dibawa ke mortuary room, RSUD AW Sjahranie.

Sementara itu, Taufik, keponakan korban, membenarkan Agus wardono pamit untuk memasang baliho di Jalan Perniagaan. Taufik mengetahui pamannya tewas dari Sigit yang datang ke rumahnya. “Kami sempat tidak percaya saat Sigit mengatakan itu, enggak pikir panjang langsung ke kamar jenazah untuk memastikan,” ungkapnya. (*/ram/ndy/k8)

Editor : octa-Octa