BALIKPAPAN - Kurang lebih semenit, pelaku beraksi di sebuah warung makan kawasan Jalan Soekarno-Hatta Km 5, Balikpapan Utara. Sebelumnya dia mengawasi naik sepeda motor jelang dini hari sekitar pukul 03.30 Wita.
Andini yang tengah berjaga di Depot Marni hanya masuk untuk minum obat sakit kepala. Saat kembali, laci di meja sudah dalam kondisi terbuka. Duit keuntungan warung dalam sehari itu pun lenyap.
“Sekitar satu juta lebih,” ujar Deni (48) saat mengadu ke Polsek Balikpapan Utara, Sabtu (12/1) pagi. Terduga pelaku yang dicurigai benar. Sebelum aksi berulang kali lewat depot, naik motor. Pelan-pelan.
“Kami periksa kamera pengawas, memang pelakunya yang naik motor itu,” tuturnya. Karena kondisi malam dan mengenakan helm, wajah pelaku agak gelap. Postur tubuhnya diperkirakan berat 80 kilogram dan tinggi lebih dari 170 sentimeter. “Pakai jaket dan helm hitam,” tuturnya. Subuh itu, depot sudah hendak tutup.
Terpisah, Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Supartono Sudin telah mendapatkan rekaman kamera pengawas. Pihaknya tengah menelusuri terduga pelaku. “Diduga pelaku sudah mengetahui kondisi targetnya,” terangnya.
Dia melanjutkan, ciri-ciri memang bisa membantu dalam pengungkapan. Pihaknya juga meminta keterangan saksi Andini. “Anggota sedang cari pelaku,” jawabnya. Pengakuan saksi korban, dari rekaman kamera, pelaku tidak dikenali. “Tidak kenal,” tuturnya. Sehingga pihaknya menduga, pelaku bukan warga sekitar lokasi kejadian. Namun, setiap ada informasi dari masyarakat, didalami anggotanya. (aim/rsh/k18)
Editor : wahyu-Wahyu KP