Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jalan Pendekat Mantaritip Dilanjutkan

octa-Octa • 2019-03-20 10:24:56

TANJUNG REDEB–Penyelesaian pembangunan akses ke Pelabuhan Samudera Mantaritip terus dikerjakan. Pada tahun ini, pembangunan jalan pendekat akan dilakukan. Dalam pengerjaannya mendapatkan bantuan keuangan (bankeu) dari Pemprov Kaltim Rp 15 miliar.

Kabid Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Agus Wahyudi menyampaikan, jalan pendekat ke Pelabuhan Mantaritip ini masuk kawasan budidaya kehutanan (KBK) dan kawasan budidaya non kehutanan (KBNK). Pada tahun ini, pengerjaan jalan pendekat yang masuk status KBNK mendapatkan bankeu dari provinsi.

Sementara itu, untuk jalan yang masuk status KBK, pemerintah daerah juga telah mendapatkan angin segar. Dengan keluarnya izin pinjam-pakai dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Setelah keluarnya izin ini tinggal melanjutkan dengan penataan batas. “Saat ini sedang dibahas di kementerian untuk penataan batas ini. Begitu keluar penataan batas ini baru bisa kerjakan pembangunan. Karena KBK ini masuk izin PT TRH,” ujarnya.

Selain jalan pendekat, tahun ini mendapat kucuran anggaran Rp 40 miliar untuk pembangunan jembatan. Dia menyampaikan, pembangunan jalan pendekat ini akan memberikan efisiensi waktu tempuh. Saat ini dari Sambaliung atau ke Mantaritip ditempuh dengan jarak 60 kilometer. Sementara itu, jika jalan pendekat ini diselesaikan akan memangkas jarak hingga 34 kilometer.

“Jadi, ini akan menjadi opsi sebagai akses pendekat dengan jalan provinsi. Karena jalan yang ada saat ini jalurnya berkelok-kelok. Sementara jalan pendekat yang dibangun saat ini akan ditarik garis lurus dari Limunjan ke Mantaritip,” jelasnya.

Jalan pendekat itu juga akan terkoneksi dengan ringroad menuju Bandara Kalimarau. Sehingga diharapkan terjadi efisiensi waktu tempuh jika dibandingkan dengan jalur yang ada saat ini. “Ke depan aktivitas dermaga ini tidak akan melewati kota, tapi ada jalur khusus dan lebih dekat pula. Dari Kutim dan Bulungan nantinya juga bisa menggunakan pelabuhan ini,” pungkasnya. (hms5/kri/k8)

Editor : octa-Octa