TANJUNG REDEB–Tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang dibuka Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Berau, resmi ditutup tadi malam (18/9).
Sebelum ditutup, ada empat bakal calon yang mengembalikan berkas. Junaidi SP yang mengembalikan berkas ke PDIP sekitar pukul 10.00 Wita. Junaidi yang juga kader PDIP Berau, mengembalikan berkas didampingi beberapa simpatisannya yang kompak mengenakan pakaian berwarna putih.
Setelah Junaidi, Bupati Berau Muharram didampingi dan pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan empat anggota DPRD dari Fraksi PKS, turut mengembalikan berkas di Sekretariat PDIP Berau Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb. Muharram menyebut, PDIP partai besar. Baik di level nasional hingga ke daerah. Sehingga, sangat berpengaruh terhadap keterpilihan calon yang diusung atau didukungnya. “Saya rasa kekuatan nasional yang ada di Indonesia saat ini adalah PDIP. Dan pengaruhnya di daerah sangat besar,” katanya saat diwawancarai kemarin.
Dengan mengembalikan berkas pendaftaran, Muharam menyebut sebagai rangkaian komunikasi politik yang tengah dibangun. Orang nomor satu saat ini di Bumi Batiwakkal itu melihat ada dua kemungkinan jika PDIP memilihnya. Disandingkan dengan figur pilihan PDIP sebagai calon wakilnya, atau menjadi pengusung bersama PKS dan partai koalisi lainnya. “Dalam hal ini saya ingin membangun koalisi yang sama-sama menguntungkan,” ucapnya. “Saya pikir untuk pilkada nanti, butuh dukungan banyak dari pihak-pihak partai yang memungkinkan,” tambahnya.
Pria yang tengah menjalani tugasnya sebagai bupati Berau ini mengungkapkan, ada beberapa partai yang tengah mendekatinya. Begitupun sebaliknya, ada partai yang didekati pihaknya. Karena menurutnya, di tengah masa politik saat ini, semua pihak akan saling membutuhkan.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Berau, Atilagarnadi menyampaikan, kemarin adalah hari terakhir pengembalian berkas pendaftaran bakal calon bupati maupun wakil bupati yang dibuka partainya. Pasalnya, pada 23 September mendatang, semua berkas harus segera disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. “Itu untuk seluruh Indonesia,” ucapnya.
Karena itu, pria yang juga anggota DPRD Berau ini mengatakan, bakal segera membawa berkas yang telah dikembalikan bakal calon ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaltim di Samarinda. Hingga kemarin, sebanyak empat orang yang disebutnya telah mengembalikan formulir pendaftaran. Yaitu Muharram, Junaidi, Rusianto dan Taupan Madjid. “Tapi untuk Pak Taupan masih ada berkas yang kurang, SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Karena memang untuk SKCK ini pengurusannya agak lama, makanya kami maklumi. Dan kami minta nanti setelah didapatkan, segera diantarkan ke Samarinda, karena kami malam ini (tadi malam) juga langsung mengantarkan berkas calon yang dikembalikan untuk disetor ke DPD,” terang pria yang akrab disapa Gatot tersebut.
Mengenai siapa bakal calon yang akan dipilih PDIP, Gatot menuturkan semuanya punya peluang yang sama. Karena menurutnya, politik itu adalah hal yang dinamis, sehingga sukar ditebak. “Keputusan akhir bukan di sini (DPC Berau). Tapi di pusat,” tuturnya. (arp/dra2)
Editor : izak-Indra Zakaria