Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Polisi Serius Tangani Kasus Karhutla

izak-Indra Zakaria • 2019-10-05 11:20:49

KAPOLRES Kutim AKBP Teddy Ristiawan benar-benar tidak main-main untuk menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya yang terjadi di wilayah hukum kepolisian yang ia pimpin.

Ditemui beberapa waktu lalu, perwira melati dua itu menjelaskan, sampai kemarin (3/10), karhutla masih diwaspadai. Senada dengan BPBD, kebakaran lahan dan hutan kali ini membuat petugas gabungan kewalahan. Sebab, pembakaran disengaja membuat daftar kasus yang ditangani menjadi polemik yang serius. 

Soal kendala, penanganan karhutla memang cukup sulit. Api melompat ke daerah lain disebabkan angin yang juga berembus cukup kencang. Kemudian, kondisi air sungai di sejumlah kecamatan ikut mengering. Tentunya efek dari kemarau berkepanjangan. "Kutim merupakan daerah dengan karhutla tertinggi kedua se-Kaltim, kami ekstra khusus menanganinya. Jangan sampai jadi penyumbang asap ke daerah lain," ujarnya.

Karhutla tahun ini, menyidik sekitar 11 kasus dengan jumlah tersangka 15 orang. Beragam barang bukti turut disita. Di antaranya, korek, kertas, bensin, dan bahan pemicu pembakar lain. Teddy menegaskan, tidak ada kejadian di lahan perusahaan. Menurut dia, hanya dampak yang mengenai kawasan sekitar perusahaan. Terjadi di PT SAS yang sempat mengalami kerugian sebab terkena kobaran api yang menjalar.

"Terbanyak masih di Sangatta Utara. Sengaja atau tidak, iseng, membakar sampah, dan membuka lahan, tetap ditangani. Saat ini sudah banyak di polres. Ancamannya beda-beda, ada yang paling sedikit lima tahun," tambahnya.

Menurut dia, tahun ini merupakan kasus terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Di seluruh Indonesia, angka hotspot telah turun. “Tapi harus tetap siaga,” tutupnya. (*/la/dra2/k8)

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#kutai timur