ISTANBUL– Putusan sidang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi menuai kritik dari tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz. Perempuan asal Turki itu meminta agar pengadilan Kerajaan Arab Saudi mencabut hukuman mati bagi lima terdakwa.
Cengiz takut kasus itu bakal terkubur sebelum Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS) dimintai pertanggungjawaban. ”Siapa yang memberikan perintah? Kenapa mereka tak diizinkan bicara di depan umum? Putusan ini sama sekali tidak menjelaskan apa pun,” ujar Cengiz kepada The Australian.
Khashoggi dibunuh saat mengunjungi Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober tahun lalu. Saat itu, dia sedang mengurus dokumen perizinan untuk menikahi Cengiz. Namun, dia malah menemui ajal. Jasadnya sampai saat ini tak ditemukan.
”Kalau sampai mereka mati tanpa memberi penjelasan, kebenaran dari kasus ini tak akan terungkap. Saya meminta agar semua otoritas dunia bisa mengutuk putusan tersebut dan mencegah eksekusi terdakwa,” tegasnya. (bil/c6/sof)
Editor : izak-Indra Zakaria